Jakarta

Pusat perbelanjaan tetap beroperasi normal setelah aksi massa pekan lalu di beberapa titik di Jakarta. Para pekerja di mal pun harus berangkat kerja dengan perasaan was-was.

Seorang pekerja di Mal Central Park, Jakarta Barat, mengatakan pusat perbelanjaan itu tetap berjalan normal dan buka hingga malam meski sempat ada aksi seperti beberapa hari lalu. Mereka mengaku cemas saat hari demonstrasi tiba, apalagi perjalanan pulang mereka melewati titik rawan seperti Senen.

“Perasaannya lebih ke deg-degan, apalagi hari Jumat tanggal 29 saat pulang kerja, lewat rute Senen, jalan ditutup di mana-mana, semua ditutup, dan banyak warga yang berkumpul saat melewati rute itu. Seram banget,” ujar mereka pada hari Senin.

Mereka menggambarkan kondisi mal sepi dengan sedikit pengunjung setelah aksi massa. Kadang, mereka juga mendengar cerita dari pengunjung yang takut keluar rumah karena situasi dinilai belum kondusif.

“Pasti ada (perbedaannya). Sebelum ada isu demo, masih banyak customer yang belanja di mal. Setelah ada kabar demo beberapa hari, lalu lintas customer jadi sangat sepi. Selalu ada cerita dari pengunjung, atau mungkin orang takut keluar rumah, dan beberapa jalan juga ditutup di mana-mana, itu salah satu alasannya,” jelas mereka.

Jam Kerja Dikurangi

Serupa, seorang pekerja di gerai fesyen di Mal Grand Indonesia (GI), Jakarta Pusat, juga mengaku takut berangkat kerja. Namun, karena belum ada imbauan libur, mereka tetap datang seperti biasa. Hanya saja, ada pengurangan jam kerja selama tiga puluh menit dari biasanya.

“Sebenarnya saya takut, tapi mau bagaimana lagi. Kami juga pantau perkembangan terkini di jalanan,” kata mereka saat ditemui.

Mereka menyebut, manajemen juga telah mengimbau semua pihak untuk tetap waspada pada tanggal 1-5 September karena ada aksi lanjutan yang diantisipasi.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengatakan, mal sebagai salah satu fasilitas publik tetap berupaya beroperasi namun mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Mengingat kondisi di beberapa lokasi masih terdampak langsung demonstrasi, masing-masing pengelola akan mempertimbangkan dan mengambil keputusan secara situasional,” ujar mereka.

Mereka menjelaskan, setiap pusat perbelanjaan dapat memutuskan untuk tetap beroperasi penuh normal atau menutup sementara operasinya sesuai situasi dan kondisi setempat.

Grand Indonesia Mall

Grand Indonesia Mall adalah pusat perbelanjaan besar dan mewah utama yang terletak di Jakarta, Indonesia, yang pertama kali dibuka pada tahun 2007. Mal ini dikembangkan sebagai bagian dari kompleks besar yang mencakup hotel dan menara perkantoran, dibangun di situs bersejarah yang dulunya merupakan lokasi Hotel Indonesia yang ikonik. Kini, mal ini berdiri sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan paling terkemuka di Asia Tenggara, melambangkan perdagangan dan gaya hidup urban Indonesia modern.

Central Park Mall

Central Park Mall adalah pusat perbelanjaan besar yang terletak di Jakarta Barat, Indonesia, bagian dari kompleks mixed-use Central Park. Dibuka pada tahun 2009, mal ini terkenal dengan desain arsitekturnya yang modern dan luasnya yang besar. Sebagai salah satu mal terkemuka di Jakarta, Central Park menawarkan berbagai gerai ritel, hiburan, dan kuliner, serta terhubung langsung dengan hotel dan perkantoran.

Senen

Senen adalah salah satu distrik pasar tertua di Jakarta, Indonesia, yang secara historis didirikan pada abad ke-18 di era kolonial Belanda. Kawasan ini awalnya dikembangkan sebagai pusat perdagangan terpusat dan hingga kini tetap menjadi area komersial ramai yang dikenal dengan pasar tradisional, toko-toko, dan kehidupan jalanan yang dinamis.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) adalah organisasi profesional yang didirikan untuk mewakili dan mendukung industri pusat perbelanjaan di Indonesia. Asosiasi ini dibentuk untuk menjawab kebutuhan yang berkembang dari pengembang dan pengelola mal seiring pesatnya ekspansi sektor ritel negara pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21. Asosiasi ini memainkan peran kunci dalam menetapkan standar industri, memfasilitasi jejaring, dan mengadvokasi kebijakan yang menguntungkan anggotanya.

APPBI

APPBI adalah singkatan dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, sebuah organisasi yang mewakili industri pengelolaan pusat perbelanjaan (mal) di Indonesia. Asosiasi ini berperan dalam menetapkan standar, memberikan panduan, dan menjadi wadah bagi para pengelola mal untuk berkoordinasi terkait pengembangan, operasional, serta kebijakan yang berdampak pada sektor ritel dan properti komersial di Indonesia.