Kisah Novi Gagal Selamatkan Dua Anaknya dalam Kebakaran Bukit Duri Tebet
Jakarta –
Kebakaran dahsyat di kawasan padat penduduk Bukit Duri, Jakarta Selatan, menyisakan kisah memilukan. Seorang ibu bernama Novi (28) terpaksa melompat dari lantai dua sambil menggendong bayinya untuk menyelamatkan diri.
Namun, dua anaknya yang lain tewas terperangkap di dalam rumah saat kebakaran terjadi. Novi menuturkan bahwa saat kejadian, ia dan keempat anaknya masih tertidur.
Ia terbangun ketika asap tebal sudah memenuhi ruangan. Dalam kepanikan, ia berusaha membangunkan anak-anaknya dan mendesak mereka untuk melompat dari lantai dua.
“Saya sedang tidur tiba-tiba ada banyak asap. Anak-anak saya tidak mau ikut melompat dengan saya, jadi saya melompat dengan bayi saya yang berusia 3 bulan,” kata Novi saat ditemui di tenda evakuasi di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
Saat itu, suami Novi sedang bekerja, sehingga ia harus menyelamatkan diri dan anak-anaknya sendirian. Situasi semakin kacau karena tangga menuju lantai bawah sudah dilalap api.
“Saat asap mulai pekat, kami terbangun. Ketika kami mencoba turun melalui tangga, tangganya sudah penuh api. Kami tidak punya pilihan selain pergi ke jendela. Anak-anak saya sudah panik, mencoba mencari jalan keluar sendiri,” ujarnya.
Novi menggendong bayinya yang berusia 3 bulan dan memutuskan untuk melompat dari jendela lantai dua. Ia harus berdesakan dengan warga lain yang juga berusaha menyelamatkan diri.
“Saya harus melompat dari jendela sambil berdesakan dengan tetangga lain. Saya bahkan didorong,” katanya lirih.
Dua anak Novi, Nurul Azkia (7) dan Azizah (4), tewas terjebak asap dan api di dalam rumah. Sementara itu, dua anaknya yang lain, Rofiah (9) dan Muhamad Rayanza (3 bulan), selamat bersama Novi.
Saat ini, jenazah kedua korban masih berada di RS Polri untuk identifikasi. Novi mengatakan akan memakamkan anak-anaknya di TPU Menteng Pulo.
“Masih di RS Polri. Nanti akan dimakamkan di Menteng Pulo. Masih sulit, katanya, karena wajah mereka semua sama, jadi harus pakai foto yang menunjukkan gigi mereka saat tersenyum,” jelasnya.
4 Tewas
Kebakaran rumah terjadi di Jalan Kutilang 28, RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Empat orang tewas dalam peristiwa tersebut.
“Ada empat korban yang meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan.
Ia menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menyelidiki kejadian tersebut. Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dan 76 personel dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan untuk memadamkan api.
Akses jalan yang sempit menjadi tantangan selama proses evakuasi. Sebelumnya, para korban sempat terjebak dalam kobaran api.
Ia menambahkan bahwa penyebab, kronologi, dan perkiraan kerugian masih dalam proses pendataan. Kebakaran dilaporkan terjadi pukul 06.23 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi untuk memadamkan api.
Lihat Juga: Momen Haru Saat 4 Jenazah Anak Dievakuasi dari Kebakaran Tebet
Bukit Duri
Bukit Duri adalah sebuah lingkungan yang terletak di Jakarta Selatan, Indonesia, yang secara historis dikenal sebagai permukiman tepi sungai di sepanjang Sungai Ciliwung. Awalnya merupakan daerah pedesaan, kawasan ini berkembang menjadi komunitas perkotaan yang padat penduduk, sering menghadapi tantangan seperti banjir karena letak geografisnya yang rendah. Dalam beberapa tahun terakhir, Bukit Duri menjadi bagian dari upaya pembaruan perkotaan Jakarta, termasuk proyek relokasi untuk mengatasi masalah banjir dan infrastruktur.
Tebet
Tebet adalah sebuah kecamatan di Jakarta Selatan, Indonesia, yang dikenal dengan perpaduan kawasan pemukiman, pusat perbelanjaan, dan ruang terbuka hijau seperti Taman Tebet Eco Park yang telah direvitalisasi. Secara historis, daerah ini merupakan kawasan pinggiran kota yang lebih tenang tetapi telah berkembang menjadi lingkungan yang lebih urban dengan infrastruktur yang lebih baik. Kecamatan ini mencerminkan pertumbuhan Jakarta, menyeimbangkan modernisasi dengan ruang publik yang berfokus pada komunitas.
Jakarta Selatan
Jakarta Selatan adalah wilayah administratif yang dinamis dari ibu kota Indonesia, yang dikenal dengan lingkungan kelas atas, pusat perbelanjaan, dan kawasan diplomatik. Secara historis, daerah ini merupakan bagian dari Batavia (nama kolonial untuk Jakarta) dan berkembang pesat pada akhir abad ke-20 sebagai pusat komersial dan pemukiman. Saat ini, daerah ini memadukan kehidupan perkotaan modern dengan landmark budaya seperti kawasan Blok M yang bersejarah dan Taman Mini Indonesia Indah yang hijau.
Jalan Kutilang
Jalan Kutilang adalah kawasan budaya dan komersial yang semarak di Indonesia, sering dinamai berdasarkan burung kutilang (spesies lokal yang dikenal karena kicauannya yang merdu). Secara historis, kawasan ini merupakan lingkungan yang ramai, mencerminkan pasar tradisional Indonesia dan kehidupan sehari-hari. Saat ini, tempat ini tetap menjadi lokasi yang hidup, memadukan warisan lokal dengan toko-toko modern dan jajanan kaki lima.
RS Polri
RS Polri, secara resmi dikenal sebagai Rumah Sakit Umum Kepolisian, adalah fasilitas medis utama di Bangkok, Thailand, yang didirikan pada tahun 1947 untuk menyediakan layanan kesehatan bagi petugas polisi, keluarga mereka, dan masyarakat umum. Sejak itu, rumah sakit ini telah berkembang menjadi rumah sakit yang lengkap dengan teknologi medis modern, memainkan peran kunci dalam sistem perawatan kesehatan Thailand. Rumah sakit ini juga memiliki signifikansi historis, pernah melayani selama peristiwa kritis, termasuk protes politik dan keadaan darurat di Bangkok.
TPU Menteng Pulo
TPU Menteng Pulo, yang terletak di Jakarta, Indonesia, adalah pemakaman umum yang dikenal karena signifikansi historisnya dan lingkungan perkotaan yang padat. Didirikan pada era kolonial Belanda, tempat ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi berbagai warga setempat, termasuk beberapa tokoh terkenal. Meskipun ukurannya sederhana, pemakaman ini tetap menjadi situs budaya penting, mencerminkan warisan Jakarta yang beragam dan perkembangan perkotaan dari waktu ke waktu.
Jakarta
Jakarta, ibu kota Indonesia, adalah kota metropolitan yang sibuk dengan sejarah yang kaya sejak abad ke-4 sebagai pelabuhan Hindu-Buddha Sunda Kelapa. Kemudian menjadi pusat perdagangan utama di bawah kekuasaan kolonial Belanda, yang dikenal sebagai Batavia, sebelum mendapatkan namanya saat ini setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Saat ini, Jakarta adalah pusat budaya dan ekonomi yang dinamis, memadukan gedung pencakar langit modern dengan landmark bersejarah seperti Kota Tua dan Monumen Nasional (Monas).
RW 02
Tidak ada situs budaya atau sejarah yang dikenal luas dengan nama “RW 02.” Jika Anda merujuk pada lokasi tertentu, seperti penunjukan militer, landmark lokal, atau singkatan, harap berikan konteks tambahan (misalnya, negara, nama lengkap, atau signifikansi). Ini akan membantu dalam menyusun ringkasan yang akurat.
Sebagai contoh, jika “RW” merujuk pada Rwanda, dan “02” merujuk pada distrik atau sektor (seperti divisi administratif Kigali), ringkasan tersebut dapat mencatat peran regionalnya. Beri tahu saya bagaimana Anda ingin melanjutkannya!