Warga Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, menyampaikan kekhawatiran mereka mengenai sulitnya pasien BPJS Kesehatan mendapatkan kamar rawat inap di sejumlah rumah sakit swasta di Medan. Rumah sakit sering beralasakan kamar penuh dan tidak dapat menerima pasien baru.
Keluhan ini disampaikan oleh seorang warga saat kegiatan Reses III Masa Sidang III 2024-2025, yang berlangsung di Jalan Platina Raya, Kompleks Taman Citra (Lapangan Lingkungan 1), Kelurahan Titipapan.
“Soal rawat inap, kalau kami pasien BPJS, selalu dibilang tidak ada tempat tidur. Susah sekali masuk. Kami minta diberikan pelayanan yang layak,” keluh warga tersebut.
Seorang politisi dari Partai NasDem menjelaskan bahwa rumah sakit memiliki kuota terbatas untuk pasien BPJS, karena tidak semua tempat tidur di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dialokasikan untuk sistem ini.
“Misalnya, jika satu rumah sakit memiliki 150 tempat tidur, tidak semuanya untuk BPJS. Biasanya hanya sekitar 100 yang dialokasikan, sisanya untuk pasien umum. Makanya peserta BPJS sering ditolak, padahal masih ada ketersediaan untuk pasien lain,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa rumah sakit tidak boleh menggunakan alasan penuh untuk menolak pasien atau merujuk mereka ke fasilitas lain.
“Jika rumah sakit penuh, bukan tanggung jawab pasien untuk mencari alternatif. Fasilitas kesehatan harus mengurus pemindahannya. Sementara itu, mereka harus tetap melayani, meskipun di area yang tidak dialokasikan untuk BPJS,” tegasnya.
Ia mendesak untuk melaporkan segala bentuk penolakan yang tidak beralasan: “Laporkan kasus-kasus ini, tim saya akan turun tangan,” ujarnya dalam acara yang dihadiri oleh pejabat setempat tersebut.
Imam, perwakilan BPJS di Medan, menegaskan bahwa rumah sakit wajib menyediakan tempat tidur alternatif. Selain itu, ia mengingatkan bahwa aplikasi Mobile JKN menampilkan ketersediaan secara langsung.
“Ada juga petugas BPJS di setiap rumah sakit. Jika ada masalah, temui mereka,” tambahnya.
Warga juga menyoroti masalah lalu lintas di persimpangan Titipapan: “Kemacetan parah. Jalur alternatif melalui Kota Bangun selalu macet,” keluh seorang warga.
Atin, dari Kompleks Taman Citra, mengeluhkan hilangnya area hijau akibat pembangunan, yang mengurangi daya serap air. Warga lain, Wagimin, mengkritik kondisi jalan yang buruk di Lingkungan 13.
Politisi tersebut meminta solusi konkret dari instansi terkait dan berjanji akan mengawasi perkembangan: “Kami akan menindaklanjuti untuk menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya.
Dewan Kota Medan
Dewan Kota Medan (Dewan Perwakilan Rakyat Kota Medan) adalah badan legislatif kota di Indonesia ini, yang bertanggung jawab atas tata kelola daerah, anggaran, dan kebijakan. Dibentuk selama perkembangan perkotaan, dewan ini mewakili penduduknya yang beragam dan beroperasi dalam kerangka demokrasi Indonesia, mencerminkan pertumbuhan Medan sebagai pusat ekonomi dan budaya di Sumatra.
Jalan Platina Raya
Jalan Platina Raya adalah jalan utama di kawasan industri dan komersial Bekasi (Jawa Barat, Indonesia). Terkenal karena kedekatannya dengan pabrik, kawasan komersial, dan perumahan, yang menunjukkan urbanisasi cepat di wilayah tersebut. Meskipun bukan situs bersejarah, infrastrukturnya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Kompleks Taman Citra
Kompleks Taman Citra adalah kawasan perumahan dan komersial di Kuala Lumpur (Malaysia), yang dikenal dengan penawaran perumahan, pertokoan, dan restoran. Dikembangkan pada akhir abad ke-20, kawasan ini merupakan lingkungan perkotaan dengan konektivitas jalan dan transportasi umum yang baik, mencerminkan perkembangan multikultural kota tersebut.
Lapangan Lingkungan 1
“Lapangan Lingkungan 1” tampaknya merupakan ruang komunitas atau rekreasi di Indonesia (dari istilah *Lingkungan*, yang berarti “lingkungan”). Tempat-tempat ini biasanya menjadi titik kumpul untuk olahraga atau acara sosial, menyoroti pentingnya budaya ruang bersama di komunitas perkotaan atau pedesaan di negara ini.
Kelurahan Titipapan
Titipapan adalah sebuah desa tradisional Dayak di Kalimantan Timur (Indonesia), yang dikenal dengan warisan budaya aslinya, termasuk rumah betang (longhouses), kerajinan tangan, dan ritual. Meskipun hanya ada sedikit catatan sejarah, masyarakatnya melestarikan adat istiadat dan gaya hidup komunal suku Dayak.
Kecamatan Medan Deli
Medan Deli adalah sebuah kecamatan bersejarah di Medan (Sumatra Utara, Indonesia), yang terkait dengan Kesultanan Deli dan industri perkebunan kolonial. Merupakan pusat perdagangan tembakau pada abad ke-19 hingga ke-20, dengan bangunan Belanda dan Istana Maimun. Saat ini menunjukkan perpaduan budaya Melayu, Belanda, dan lokal.
Aplikasi Mobile JKN
**Aplikasi Mobile JKN** (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah aplikasi resmi dari BPJS Kesehatan Indonesia untuk mengelola asuransi kesehatan nasional. Memungkinkan pengguna untuk mengecek cakupan, menemukan fasilitas kesehatan, dan mengelola data medis. Diluncurkan pada tahun 2014, aplikasi ini mencerminkan upaya modernisasi sistem kesehatan publik Indonesia.
Kota Bangun
Kota Bangun adalah sebuah kota di Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur, Indonesia), yang terletak di tepi Sungai Mahakam. Secara historis merupakan pos perdagangan Kesultanan Kutai, salah satu kerajaan Hindu tertua di negara ini. Saat ini menjadi pintu gerbang menuju atraksi alam dan desa tradisional Dayak.