Tanggal 16 April menandai peringatan 50 tahun berdirinya patung Dr. Clark di Bukit Pengamatan Hitsujigaoka di Sapporo.

Sebuah acara peringatan menarik banyak pengunjung, masing-masing membawa “ambisi” mereka sendiri.

“Anak muda, jadilah ambisius! Patung Dr. Clark didirikan di sini 50 tahun yang lalu hari ini.”

Sebuah acara peringatan 50 tahun diadakan di Bukit Pengamatan Hitsujigaoka di Sapporo.

Tanggal 16 April adalah hari masuk gratis, menarik banyak pengunjung.

Patung Dr. Clark diresmikan pada 16 April 1976.

Patung ini dibangun untuk memperingati 100 tahun berdirinya Sekolah Pertanian Sapporo, cikal bakal Universitas Hokkaido.

Setengah abad telah berlalu sejak saat itu.

Patung Dr. Clark telah menjadi simbol pariwisata Sapporo, dengan total jumlah pengunjung mencapai 27,5 juta.

Pose ikonik dengan tangan kanan terangkat, yang biasa dikenal sebagai Pose Clark, telah menjadi andalan bagi para wisatawan.

“Apa yang harus saya tulis? Bahkan mimpi tetaplah mimpi.”

Di tempat acara, diadakan sebuah acara yang disebut “Ikrar Ambisi”, yang memungkinkan pengunjung untuk dengan bebas menuliskan mimpi dan harapan besar mereka.

“Saya akan berjalan sampai usia 100 tahun. Saya sudah berusia 80 tahun, Anda tahu.”

“Saya berharap memiliki banyak teman.”

“Ikrar Ambisi” akan disimpan di Bukit Pengamatan Hitsujigaoka, memungkinkan orang untuk merenungkan mimpi mereka kapan saja.

“Ambisi saya adalah menjadi jurnalis yang karyanya dikenang bahkan 50 tahun dari sekarang. Saya akan melakukan yang terbaik setiap hari untuk menyampaikan berita.”

Acara peringatan akan berlangsung hingga 19 April, dengan acara terkait yang direncanakan sepanjang tahun.

Semoga setengah abad berikutnya juga membawa “ambisi” banyak orang. “Anak muda, jadilah ambisius!”

Patung Dr. Clark

Patung Dr. Clark di Sapporo, Jepang, menghormati William S. Clark, seorang pendidik pertanian Amerika yang membantu mendirikan Universitas Hokkaido (saat itu Sekolah Pertanian Sapporo) pada tahun 1876. Patung ini memperingati kata-kata perpisahannya yang terkenal kepada para siswanya, “Boys, be ambitious!”, yang tetap menjadi moto terkenal di Jepang. Didirikan pada tahun 1926, patung ini berdiri sebagai simbol pertukaran internasional dan semangat perintis pembangunan Hokkaido.

Bukit Pengamatan Hitsujigaoka

Bukit Pengamatan Hitsujigaoka adalah taman yang indah di Sapporo, Jepang, terkenal dengan patung Dr. William S. Clark dan ungkapan ikonik, “Boys, be ambitious.” Dikembangkan sebagai pertanian percontohan pada akhir abad ke-19 selama pembangunan kolonial Hokkaido, sekarang tempat ini menawarkan pemandangan kota secara panorama dan merupakan tempat populer yang melambangkan semangat perintis sejarah kawasan tersebut.

Sapporo

Sapporo adalah ibu kota prefektur Hokkaido, Jepang, yang secara resmi didirikan pada tahun 1868 selama era Meiji sebagai bagian dari pembangunan terencana di perbatasan utara Jepang. Kota ini kini terkenal secara internasional karena menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 1972 dan Festival Salju Sapporo tahunannya, yang dimulai pada tahun 1950. Tata ruang kota yang modern dan industri pembuatan bir bersejarahnya, yang berasal dari tahun 1876, mencerminkan perkembangan uniknya sebagai pusat budaya dan perdagangan Hokkaido.

Sekolah Pertanian Sapporo

Sekolah Pertanian Sapporo didirikan pada tahun 1876 di Hokkaido, Jepang, sebagai lembaga modern pertama di negara itu untuk pendidikan dan penelitian pertanian, yang didirikan untuk mendukung pembangunan perbatasan utara. Sekolah ini sangat dipengaruhi oleh wakil direktur pertamanya, Dr. William S. Clark, yang kata-kata perpisahannya, “Boys, be ambitious!” menjadi legendaris. Sekolah ini kemudian berkembang menjadi Universitas Hokkaido, salah satu universitas negeri terkemuka di Jepang.

Universitas Hokkaido

Universitas Hokkaido adalah sebuah universitas negeri bergengsi yang terletak di Sapporo, Jepang, didirikan pada tahun 1876 sebagai Sekolah Pertanian Sapporo. Universitas ini merupakan lembaga pertama di Jepang yang memberikan gelar sarjana dan memainkan peran perintis dalam memperkenalkan pendidikan pertanian dan ilmiah modern ke negara tersebut. Saat ini, universitas ini adalah universitas riset komprehensif yang terkenal karena kampusnya yang luas dan seperti taman, serta keunggulannya di bidang pertanian, ilmu lingkungan, dan teknik.