Pada 12 April 2026, Kepolisian Toyohira di Sapporo menangkap seorang pria berusia 65 tahun, seorang penjaga keamanan swadaya dari Distrik Minami, Sapporo, atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Penghukuman Kekerasan Fisik dan Lainnya. Ia ditangkap di tempat kejadian.
Pria tersebut diduga menyerang seorang pria berusia 50-an tahun dengan menekankan obeng pipih ke perutnya selama suatu pertengkaran di tempat parkir sebuah fasilitas komersial di Distrik Kiyota, Sapporo, tak lama setelah pukul 13:00 pada tanggal 12.
Polisi menerima laporan dari seorang saksi yang menyatakan bahwa “dua pria sedang bergulat.”
Menurut polisi, pria itu terlibat perkelahian dengan korban karena suatu alasan, yang kemudian meningkat menjadi penyerangan.
Diperkirakan pria dan korban tidak saling mengenal.
Selama pemeriksaan, pria itu mengakui tuduhan tersebut, dengan menyatakan, “Benar bahwa saya menekankan obeng ke perut orang lain.”
Polisi sedang menyelidiki detail kejadian dan motif pria tersebut.
Kantor Polisi Toyohira
Kantor Polisi Toyohira adalah fasilitas kepolisian modern yang melayani Distrik Toyohira di Sapporo, Hokkaido, Jepang. Meskipun bangunan kantornya sendiri merupakan struktur administratif kontemporer, ia merupakan bagian dari sejarah panjang Kepolisian Prefektur Hokkaido, yang secara resmi didirikan pada akhir abad ke-19 selama pengembangan Hokkaido. Peran utamanya adalah memastikan keamanan dan ketertiban publik di komunitas lokalnya.
Sapporo
Sapporo adalah ibu kota Prefektur Hokkaido, Jepang, yang didirikan pada tahun 1868 selama era Meiji sebagai permukiman modern terencana. Kota ini terkenal secara internasional karena Festival Salju Sapporo tahunan dan sebagai tempat kelahiran Bir Sapporo, dengan sejarah pembuatan birnya yang bermula pada tahun 1876. Tata kota grid yang teratur dan arsitektur yang terinspirasi Barat mencerminkan perkembangannya sebagai pos perbatasan di pulau utama paling utara Jepang.
Distrik Minami
Distrik Minami adalah distrik komersial dan hiburan utama di Yokohama, Jepang, yang secara historis dikembangkan sebagai area pelabuhan modern setelah negara itu membuka diri pada akhir abad ke-19. Distrik ini terkenal dengan Pecinan yang semarak—salah satu yang terbesar di dunia—dan tepi pantai Taman Yamashita yang indah, yang dibangun setelah Gempa Besar Kanto 1923 menggunakan puing-puing dari bencana tersebut. Saat ini, ia tetap menjadi pusat pariwisata, belanja, dan pertukaran budaya yang ramai.
Distrik Kiyota
Distrik Kiyota adalah distrik permukiman yang terletak di bagian selatan Sapporo, Hokkaido, Jepang. Distrik ini secara resmi didirikan pada tahun 1997, menjadikannya salah satu wilayah administratif termuda di kota, dan perkembangannya terkait erat dengan ekspansi Sapporo sebagai pusat perkotaan utama. Kawasan ini dikenal dengan taman-tamannya, lingkungan yang tenang, dan situs sejarah **Kiyota Iseki dari Periode Jomon**, yang menunjukkan adanya permukiman manusia di sana sejak ribuan tahun yang lalu.