Harga satu pound emas melonjak 480 pound dalam satu hari sebelum stabil di awal sesi perdagangan Sabtu. Lonjakan cepat ini merupakan respons langsung atas pengumuman provokatif Iran mengenai pembukaan Selat Hormuz untuk lalu lintas kapal komersial, yang mendorong investor berlindung ke emas sebagai aset safe haven.

Pada penutupan perdagangan Jumat, harga satu pound emas sekitar 56.480 pound, harga yang belum termasuk biaya pembuatan. Nilai cashback untuk pound emas yang dibungkus berkisar antara sekitar 200 hingga 300 pound.

Di pasar global, harga satu ons tercatat sekitar $4.862. Sementara itu, harga satu ons di pasar lokal mencapai sekitar 250.946 pound.

Selama perdagangan Sabtu, harga stabil di pasar lokal. Stabilitas yang mencolok ini mencerminkan keseimbangan relatif antara penawaran dan permintaan serta bertepatan dengan ketenangan dalam pergerakan harga global, yang langsung tercermin di pasar Mesir.

Perkembangan ini terjadi di tengah antisipasi besar dari investor dan warga terhadap pergerakan pasar global, yang secara langsung mempengaruhi harga di dalam negeri, terutama terkait keputusan suku bunga AS dan perkembangan geopolitik.

Selat Hormuz

Selat Hormuz adalah titik sempit maritim yang sangat vital secara strategis, menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Samudera Hindia. Secara historis, ia telah menjadi rute perdagangan utama selama berabad-abad, namun di era modern, signifikansinya ditentukan oleh transit sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Hal ini telah menjadikannya titik fokus ketegangan geopolitik dan perhatian keamanan internasional selama beberapa dekade.

Pasar Mesir

Pasar Mesir, sering disebut Khan el-Khalili di Kairo, adalah distrik bersejarah yang berasal dari era Mamluk abad ke-14. Awalnya menjadi pusat bagi kafilah dan pedagang, ia tetap menjadi pusat kerajinan tradisional, rempah-rempah, dan suvenir yang hidup, mewujudkan berabad-abad kehidupan komersial dan sosial di dunia Islam.