Di tengah upaya tanpa henti Arab Saudi untuk mendiversifikasi ekonominya yang non-migas, reformasi terbaru di sektor logistik—seperti “transportasi udara, darat, dan laut; manajemen pelabuhan dan bandara; pergudangan; bea cukai; re-ekspor; dan distribusi lokal dan internasional”—memainkan peran penting bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memperluas kehadiran global mereka.
*Dorongan untuk PDB Non-Migas*
Menurut laporan tahunan 2024 Program Pengembangan Industri dan Logistik Nasional (NIDLP), sektor ini berkontribusi pada peningkatan PDB non-migas menjadi 986 miliar riyal Saudi, mencapai pertumbuhan tahunan sebesar 39%.
Laporan tersebut menyoroti beberapa transformasi kualitatif, seperti penerbitan lebih dari 1.000 izin logistik, pengurangan waktu bea cukai menjadi hanya dua jam, dan peningkatan pusat re-ekspor dari hanya dua pada tahun 2019 menjadi 23 pada tahun 2024. Peningkatan ini telah meningkatkan efisiensi infrastruktur perdagangan, transparansi, dan akses ke pasar regional dan internasional.
*Peningkatan Ekosistem Bisnis*
Laporan terbaru NIDLP mencerminkan kemajuan Arab Saudi dalam mengembangkan ekosistem bisnisnya. Prosedur kepabeanan yang lebih baik, peningkatan kinerja pelabuhan, dan jaringan pusat re-ekspor yang terus berkembang “berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan konektivitas, memungkinkan perusahaan-perusahaan di Kerajaan untuk bersaing lebih efektif di pasar global.”
*Tulang Punggung Perekonomian*
Kemajuan ini “sangat penting” bagi UKM, yang dianggap sebagai “tulang punggung perekonomian Kerajaan.” Kemampuan untuk mengakses pasar baru, mendapatkan visibilitas dalam rantai pasokan, dan mengelola perdagangan lintas batas secara efisien adalah “penting untuk pertumbuhan UKM dan bisnis e-commerce, terutama ketika logistik semakin bergantung pada data dan teknologi digital.”
*Mencapai Tujuan Visi 2030*
Saat Arab Saudi bergerak menuju tujuan Visi 2030, memperkuat kapabilitas logistik sangat penting untuk membangun jaringan perdagangan yang lebih berkelanjutan dan tangguh. Ini termasuk mengadopsi teknologi modern, mendiversifikasi metode transportasi, dan mendukung eksportir dengan solusi yang lebih cerdas dan terintegrasi yang memungkinkan mereka beradaptasi dengan tuntutan global yang terus berubah.
*Akses Efektif ke Pasar*
UKM merupakan sebagian besar perusahaan di Kerajaan dan merupakan pihak yang paling diuntungkan dari transformasi ini. Akses efektif ke jaringan logistik dan alat perdagangan digital menawarkan peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk memasuki pasar global, dengan skalabilitas untuk memenuhi permintaan lokal dan internasional yang terus meningkat.
Laporan tersebut menegaskan bahwa logistik akan terus menjadi penggerak vital untuk mendukung UKM dan memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat perdagangan regional dan global, sejalan dengan transformasi komprehensif yang dipimpin oleh Visi 2030.
*FedEx Mendukung Transformasi*
FedEx sejalan dengan transformasi ini melalui layanan terintegrasi dan inisiatif yang dirancang untuk usaha kecil, seperti program FedEx Cluster, yang menawarkan konsultasi sektoral, peningkatan waktu pengiriman internasional, dan sistem pelacakan paket digital. Perusahaan juga menyediakan opsi pengiriman yang fleksibel dan hemat biaya, dengan visibilitas ujung-ke-ujung, mendukung eksportir dan penjual online di luar Kerajaan.