Addis Ababa — Jutaan umat Kristen di seluruh Ethiopia merayakan Paskah Ethiopia (Fasika), sebuah ekspresi iman yang mendalam untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Gereja-gereja di seluruh negeri, khususnya Gereja Ortodoks Tewahedo Ethiopia, dipenuhi jemaat yang mengenakan pakaian putih tradisional, berkumpul untuk doa-doa dengan lilin yang berlangsung dari Sabtu malam hingga Minggu pagi.

Doa vigili semalaman adalah inti dari perayaan ini. Para imam memimpin nyanyian pujian, pembacaan Alkitab, dan doa-doa liturgi, sementara jemaat berdiri berjam-jam memegang lilin, simbol peralihan dari kegelapan menuju terang.

Perayaan ini mengikuti peringatan Jumat Agung, yang dikenal secara lokal sebagai “Siklet,” salah satu hari tersuci dalam kalender Kristen. Umat beriman memperingati hari itu dengan berpuasa, bersujud, dan doa yang panjang, merenungkan penyaliban Kristus.

Ethiopia bergabung dengan komunitas Kristen Timur lainnya dalam merayakan Paskah menurut kalender Julian, sebuah tradisi yang membuat perayaan ini jatuh pada tanggal yang berbeda dari Paskah Barat.

Doa tengah malam, prosesi, dan perkumpulan massal di wilayah-wilayah ini mencerminkan iman bersama yang berakar pada praktik-praktik kuno.

Paskah Ethiopia (Fasika)

Paskah Ethiopia, yang dikenal sebagai Fasika, adalah hari raya keagamaan terpenting dalam Gereja Ortodoks Tewahedo Ethiopia, merayakan kebangkitan Yesus Kristus. Perayaan ini mengikuti periode puasa selama 55 hari (Hudade atau Abye Tsome) dan puncaknya adalah kebaktian gereja malam yang meriah yang dilanjutkan dengan pesta makan pagi. Tanggalnya ditentukan oleh kalender Julian kuno, biasanya jatuh satu atau dua minggu setelah Paskah Barat.

Gereja Ortodoks Tewahedo Ethiopia

Gereja Ortodoks Tewahedo Ethiopia adalah salah satu institusi Kristen tertua di dunia, yang asal-usulnya dapat ditelusuri kembali ke abad ke-4 ketika Kekristenan diadopsi sebagai agama negara Kerajaan Aksum. Gereja ini adalah pilar utama budaya dan identitas Ethiopia, dikenal karena tradisi uniknya, liturgi Ge’ez kuno, serta koleksi naskah dan artefak keagamaannya yang dihormati.

Jumat Agung

“Jumat Agung” bukanlah tempat fisik atau situs budaya, melainkan hari suci Kristen yang khidmat untuk memperingati penyaliban Yesus Kristus dan kematian-Nya di Kalvari. Hari ini diperingati selama Pekan Suci sebagai bagian dari Trihari Paskah, mendahului Minggu Paskah. Sejarahnya berakar pada catatan Perjanjian Baru dan telah ditandai dengan puasa, doa, dan kebaktian gereja selama berabad-abad.

Siklet

Saya tidak dapat menemukan informasi terverifikasi tentang situs budaya atau sejarah penting bernama “Siklet.” Kemungkinan namanya salah eja atau merujuk pada tempat yang sangat lokal.

Jika yang Anda maksud adalah **Sikinos**, sebuah pulau Yunani di Kepulauan Cyclades, sejarahnya berasal dari zaman kuno dan menampilkan **Biara Episkopi** kuno, yang dibangun di atas reruntuhan makam Romawi dan gereja Bizantium. Atau, jika Anda merujuk ke situs yang berbeda, memberikan konteks tambahan akan sangat membantu.

Kalender Julian

Kalender Julian adalah kalender matahari yang diperkenalkan oleh Julius Caesar pada 46 SM untuk mereformasi sistem kalender lunar Romawi yang kacau. Kalender ini menetapkan tahun 365 hari dengan satu hari kabisat setiap empat tahun, membentuk dasar penanggalan Barat. Kalender ini digunakan selama lebih dari 1.600 tahun hingga secara bertahap digantikan oleh kalender Gregorian yang lebih akurat mulai tahun 1582.

Addis Ababa

Addis Ababa adalah ibu kota dan kota terbesar Ethiopia, didirikan pada tahun 1886 oleh Kaisar Menelik II. Kota ini berfungsi sebagai pusat politik dan diplomatik Afrika, menjadi tuan rumah markas Uni Afrika dan Komisi Ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Afrika. Sejarah kota ini tercermin dalam situs-situs seperti Museum Nasional, rumah bagi fosil terkenal “Lucy,” dan Katedral St. George, yang dibangun untuk memperingati kemenangan Ethiopia dalam Pertempuran Adwa.

Gereja Ortodoks Tewahedo Ethiopia

Gereja Ortodoks Tewahedo Ethiopia adalah salah satu institusi Kristen tertua di dunia, secara tradisional didirikan pada abad ke-4 M ketika dua bersaudara dari Suriah, Frumentius dan Aedesius, mengubah keyakinan Raja Ezana dari Aksum. Sebagai pilar utama identitas dan budaya Ethiopia selama lebih dari 1.700 tahun, gereja ini mengembangkan tradisi unik, warisan sastra yang luas dalam bahasa Ge’ez, dan arsitektur gereja yang khas, seperti gereja-gereja pahat batu terkenal di Lalibela.

Kerajaan Aksum

Kerajaan Aksum adalah peradaban kuno yang berpusat di Ethiopia utara dan Eritrea, berkembang dari abad ke-1 hingga ke-8 Masehi. Kerajaan ini merupakan kekuatan angkatan laut dan perdagangan utama yang menghubungkan Afrika dengan Mediterania dan Asia, serta secara historis signifikan sebagai salah satu kekaisaran besar pertama yang mengadopsi Kekristenan pada abad ke-4. Warisannya termasuk obelisk monolitik ikonik (stelae) dan tradisi bahwa kerajaan ini menyimpan Tabut Perjanjian.

Ge’ez

Ge’ez adalah bahasa dan aksara Semit kuno yang berasal dari Tanduk Afrika, terutama di wilayah Ethiopia dan Eritrea modern. Secara historis, bahasa ini adalah bahasa resmi Kekaisaran Aksum dan kemudian menjadi bahasa liturgi Gereja Ortodoks Tewahedo Ethiopia. Meski tidak lagi digunakan sebagai bahasa sehari-hari, Ge’ez tetap sangat penting untuk teks-teks keagamaan, naskah-naskah sejarah, dan studi akademis di wilayah tersebut.

Kalvari

Kalvari, juga dikenal sebagai Golgota, adalah sebuah situs di Yerusalem yang dihormati oleh umat Kristen sebagai tempat di mana Yesus Kristus disalibkan. Menurut Perjanjian Baru, tempat ini terletak di luar tembok kota pada abad ke-1 Masehi. Saat ini, lokasi tradisionalnya berada di dalam Gereja Makam Suci, yang juga mencakup makam Yesus.

Sikinos

Sikinos adalah pulau kecil yang tenang di Cyclades, Yunani, dikenal karena arsitektur tradisional dan lanskapnya yang masih asri. Secara historis, pulau ini telah dihuni sejak zaman kuno, dengan situs-situs terkenal termasuk Biara Zoodochos Pigi yang dibentengi (abad ke-17) dan makam Romawi kuno di “Episkopi” yang baru-baru ini diidentifikasi, yang kemudian diubah menjadi gereja Bizantium. Karakternya yang tenang berasal dari sejarah menghindari konflik politik besar, terutama karena lokasinya yang terpencil dan sumber daya yang terbatas.

Biara Episkopi

Biara Episkopi adalah biara dan gereja dari era Bizantium yang bersejarah, terletak di pulau Santorini, Yunani. Awalnya dibangun pada abad ke-11, biara ini terkenal karena lukisan fresko-nya yang terpelihara dengan baik dan pernah menjadi takhta Uskup Ortodoks Santorini setelah ibu kota pulau yang lebih tua terkubur oleh aktivitas vulkanik. Saat ini, biara ini berdiri sebagai monumen budaya dan agama yang signifikan dari periode abad pertengahan.

Kalender Julian

Kalender Julian adalah kalender matahari yang diperkenalkan oleh Julius Caesar pada 46 SM untuk mereformasi sistem kalender lunar Romawi yang kacau. Kalender ini menetapkan tahun 365 hari dengan satu hari kabisat setiap empat tahun, membentuk dasar penanggalan Barat. Kalender ini digunakan selama lebih dari 1.600 tahun hingga secara bertahap digantikan oleh kalender Gregorian yang lebih akurat mulai tahun 1582.