Pada pagi hari tanggal 28 Februari, Anggota Politbiro, Sekretaris Komite Partai Hanoi Nguyen Duy Ngoc dan para calon anggota Majelis Nasional ke-16 (periode 2026-2031) – Daerah Pemilihan No. 10 Kota Hanoi – bertemu dengan para pemilih untuk melaporkan program aksi mereka dan melakukan kampanye pemilihan.
Konferensi diselenggarakan secara tatap muka di Kecamatan Dong Anh dan terhubung secara daring ke kecamatan-kecamatan: Thu Lam, Phuc Thinh, Thien Loc, dan Vinh Thanh.
Daerah Pemilihan No. 10 Kota Hanoi memiliki 5 calon anggota Majelis Nasional, yaitu: Kamerad Nguyen Duy Ngoc – Anggota Politbiro, Sekretaris Komite Partai Hanoi; Kamerad Lam Thi Phuong Thanh – Anggota Komite Pusat Partai, Wakil Menteri Tetap Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata; Kamerad Au Thi Thuy Ha – Wakil Kepala Departemen Investasi – Pengadaan Perusahaan Penerbangan Vietnam (Vietnam Airlines Corporation); Kamerad Nguyen Duc Huan – Staf Ahli Utama Kantor Delegasi Anggota Majelis Nasional dan Dewan Rakyat Kota Hanoi; Kolonel Senior Le Nhat Thanh – Wakil Direktur Departemen Keamanan Dalam Negeri – Kementerian Keamanan Publik, ditugaskan sebagai anggota Majelis Nasional penuh waktu yang bekerja di Dewan Urusan Etnis Majelis Nasional periode ke-15.
Hadir dalam konferensi tersebut Wakil Sekretaris Komite Partai Hanoi Nguyen Van Phong; Anggota Komite Tetap Partai Kota: Ketua Komite Front Tanah Air Vietnam kota Bui Huyen Mai – Wakil Ketua Komisi Pemilihan Kota; Kepala Komisi Organisasi Komite Partai Kota Ha Minh Hai; Wakil Ketua Tetap Dewan Rakyat Kota Tran The Cuong – Wakil Ketua Tetap Komisi Pemilihan Kota; Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Kota Duong Duc Tuan – Wakil Ketua Komisi Pemilihan Kota…
Program aksi mengikuti isu-isu perkembangan Ibu Kota dan nasional
Di awal konferensi, para pemilih mendengarkan riwayat hidup singkat para calon anggota Majelis Nasional ke-16 (periode 2026-2031), Daerah Pemilihan No. 10 Kota Hanoi.
Selanjutnya, para calon secara berurutan melaporkan kepada pemilih mengenai program aksi yang mereka usulkan jika terpilih sebagai anggota Majelis Nasional ke-16 dan mendengarkan rekomendasi serta aspirasi pemilih.
Dalam memaparkan program aksi mereka kepada pemilih, para calon menyatakan rasa terhormat mereka karena dinominasikan untuk Majelis Nasional ke-16; menegaskan bahwa program aksi adalah dasar untuk mempromosikan secara efektif peran perwakilan rakyat, mencerminkan dengan jujur dan melindungi secara maksimal kepentingan serta aspirasi Rakyat.
Dalam program aksi mereka, para calon anggota Majelis Nasional menegaskan hubungan dekat dengan pemilih, tunduk pada pengawasan pemilih, kontak rutin dengan pemilih, memahami pikiran dan aspirasi pemilih; mengumpulkan dan mencerminkan dengan jujur pendapat serta rekomendasi pemilih kepada Majelis Nasional, lembaga dan organisasi terkait, sehingga memberikan kontribusi praktis bagi pembangunan Ibu Kota dan negara.
Para calon juga menegaskan bahwa jika terpilih sebagai anggota Majelis Nasional, mereka akan berusaha untuk menjadi layak atas kepercayaan dan harapan pemilih; meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas kegiatan Majelis Nasional, secara aktif berkontribusi di bidang-bidang dalam keahlian mereka, seperti: berpartisipasi secara penuh, bertanggung jawab, dan berkualitas dalam kegiatan legislatif Majelis Nasional ke-16; melakukan dengan serius fungsi pengawasan tertinggi dan memutuskan masalah-masalah penting Majelis Nasional; memberikan solusi untuk terus meningkatkan kualitas hidup sehari-hari warga Ibu Kota.

Selain itu, para calon menekankan organisasi pelaksanaan pemerintahan lokal dua tingkat, resolusi strategis Komite Pusat; bidang-bidang manajemen tanah, investasi publik, aset publik, reformasi administrasi, digital