Dalam beberapa tahun terakhir, sesuai arahan Kementerian Keamanan Publik, aparat penegak hukum di seluruh negeri telah mengintensifkan upaya untuk memerangi korupsi dan pelanggaran yang berdampak pada masyarakat. Otoritas telah bekerja sama dengan departemen terkait untuk menyelidiki dan membongkar skema penggalangan dana ilegal yang menyasar lansia, berhasil menyelesaikan beberapa kasus besar. Tindakan ini secara efektif telah melindungi hak-hak warga senior dan mendorong pengembangan yang sehat dari layanan perawatan lansia. Hari ini, Kementerian Keamanan Publik mengungkap lima kasus khas penggalangan dana ilegal di sektor perawatan lansia.
Kasus Penyerapan Deposito Publik Ilegal oleh Wang dan Lainnya di Mongolia Dalam
—Penggalangan Dana Penipuan Berkedok Penjualan Makam dengan Imbal Hasil
Pada Mei 2022, Biro Keamanan Publik Baotou di Mongolia Dalam memulai penyelidikan terhadap Wang dan lainnya atas dugaan penyerapan deposito publik ilegal. Investigasi mengungkap bahwa dari 2016 hingga 2019, Wang dan rekan-rekannya, beroperasi di bawah perusahaan jasa pemakaman yang mereka kendalikan, mempromosikan skema penjualan makam yang menjanjikan pengembalian pokok dengan bunga dalam 1 hingga 5 tahun. Misalnya, dalam paket 1 tahun, pelanggan yang membeli satu petak makam bisa mendapatkan kembali pokoknya setelah satu tahun ditambah bunga 8%–15%. Saat kasus terbongkar, lebih dari 70 juta yuan telah dikumpulkan dari lebih dari 800 peserta, 80% di antaranya adalah lansia berusia 60 tahun ke atas.
Setelah penyelidikan, 11 tersangka, termasuk Wang, ditangkap. Pada Desember 2024, Pengadilan Rakyat Distrik Shiguai di Baotou menghukum mereka atas penyerapan deposito publik ilegal.
Kasus Dugaan Penyerapan Deposito Publik Ilegal oleh Li dan Lainnya di Liaoning
—Penggalangan Dana Penipuan Berkedok “Integrasi Layanan Medis dan Perawatan Lansia”
Pada Juni 2022, Biro Keamanan Publik Shenyang di Liaoning meluncurkan penyelidikan terhadap Li dan lainnya atas dugaan penyerapan deposito publik ilegal. Sejak 2013, Li dan komplotannya telah mendaftarkan perusahaan perawatan lansia, mempromosikan model “integrasi medis dan perawatan lansia” untuk mengumpulkan dana melalui kartu prabayar dan ekspansi ekuitas internal. Skema kartu prabayar menjanjikan pengembalian 20% dalam dua tahun, sementara rencana ekspansi ekuitas menawarkan saham seharga 1–1,2 yuan per unit, dengan klaim palsu akan segera IPO. Skema ini menipu lebih dari 5.000 peserta, 95% di antaranya lansia, dengan total 1,2 miliar yuan.
Tersangka kunci, termasuk Li, telah ditangkap, dan kasusnya telah diserahkan untuk penuntutan.
Kasus Dugaan Penyerapan Deposito Publik Ilegal oleh Ren dan Lainnya di Jiangsu
—Penggalangan Dana Penipuan Berkedok Investasi dalam Proyek “Produk Kesehatan”
Pada Januari 2025, Biro Keamanan Publik Zhenjiang di Jiangsu menyelidiki Ren dan lainnya atas dugaan penyerapan deposito publik ilegal. Sejak Desember 2023, Ren dan rekan-rekannya beroperasi di bawah perusahaan teknologi tanaman, mempromosikan investasi pada “sayuran hijau” sebagai produk kesehatan luar negeri dengan klaim manfaat bagi lansia. Mereka memancing investor lansia di pasar, halte bus, dan taman, menawarkan pengembalian 200 yuan untuk investasi 3.000 yuan setelah 60 hari. Skema ini mengumpulkan lebih dari 3,4 juta yuan dari 90 peserta, 80% di antaranya lansia.
Empat tersangka utama, termasuk Ren, telah ditangkap, dan kasus ini sedang diselidiki lebih lanjut.
Kasus Penyerapan Deposito Publik Ilegal oleh Liao dan Lainnya di Hubei
—Penggalangan Dana Penipuan Berkedok Penjualan Kartu “Prabayar” atau “Keanggotaan” untuk Layanan Perawatan Lansia
Pada Februari 2023, Biro Keamanan Publik Ezhou di Hubei menyelidiki Liao dan lainnya atas dugaan penyerapan deposito publik ilegal. Sejak 2014, Liao dan komplotannya menawarkan kartu keanggotaan berjenjang (mis., “Platinum,” “Diamond”) untuk sebuah fasilitas perawatan lansia, menjanjikan imbal hasil tahunan 8%–11% dan pengembalian pokok setelah tiga tahun. Skema ini mengumpulkan sekitar 400 juta yuan dari lebih dari 3.000 peserta, 80% di antaranya lansia.
Lima puluh tujuh tersangka, termasuk Liao, ditangkap. Pada Januari 2025, Pengadilan Rakyat Distrik Huarong menghukum mereka atas penyerapan deposito publik ilegal.
Kasus Dugaan Penyerapan Deposito Publik Ilegal oleh Gong dan Lainnya di Hunan
—Penggalangan Dana Penipuan Berkedok Penawaran “Wisata Kesehatan dan Kebugaran”
Pada September 2024, Biro Keamanan Publik Yiyang di Hunan menyelidiki Gong dan lainnya atas dugaan penyerapan deposito publik ilegal.