Sebanyak 278 ton beras dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah dibagikan kepada masyarakat.
Program ini disambut antusias oleh masyarakat di tengah melonjaknya harga beras di pasaran.
Kapolres Cimahi menjelaskan, beras terjangkau ini rencananya akan dibagikan langsung oleh setiap polsek setempat.
“Kami akan menyediakan 278 ton beras SPHP untuk masyarakat dengan harga murah. Pendistribusiannya akan dilakukan melalui polsek-polsek,” ujarnya.
Dia menambahkan, sejauh ini setidaknya 6 ton telah dibagikan ke masyarakat melalui kegiatan di Markas Polres Cimahi selama sepekan terakhir.
“Kami menyediakan paket beras 5 kilogram, dengan harga Rp 10.000 per kilogramnya. Biasanya, paket seperti ini harganya Rp 55.000, tapi sekarang kami jual Rp 50.000,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menyatakan kegiatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan beras terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu saat ini.
“Kami targetkan penyelesaiannya dalam waktu 3 bulan. Kuota di Polres 20 ton; sudah kami bagikan 6 ton, jadi tersisa 14 ton,” katanya.
Dia menekankan, mereka juga mewaspadai peredaran beras campuran dengan takaran dan kualitas di bawah standar. Salah satu upayanya dengan membentuk satgas khusus.
“Kami telah membentuk Satuan Tugas untuk memantau peredaran beras yang takarannya tidak sesuai standar. Kami akan laporkan jika ditemukan pelanggaran,” tegasnya.