Jakarta: Mesin sebuah pesawat AirAsia mengalami kegagalan tepat sebelum lepas landas dari kota Surabaya, Indonesia, dan 120 penumpang di dalamnya diminta untuk turun. Ini adalah insiden terbaru yang menimpa penerbangan maskapai tersebut.
Pesawat sedang melakukan taxi di Bandara Internasional Juanda sebelum lepas landas ketika mesinnya tiba-tiba mati, membuat penumpang panik setelah mendengar suara keras.
Pesawat yang menuju Bandung itu akhirnya kembali ke gate dan 120 penumpang di dalamnya diminta untuk turun sementara pesawat menjalani perbaikan.
Seorang penumpang dikutip mengatakan bahwa seorang pria yang mengenakan seragam pilot memberitahu penumpang yang menunggu di terminal bahwa monitor starter mengalami malfungsi.
“Pesawat sudah siap dan bergerak, tapi tiba-tiba terdengar suara keras, suara mesin menghilang dan pesawat bergerak mundur. Kami kaget dan panik. Pesawat kemudian ditarik kembali ke tempatnya diparkir dan kami diminta oleh pramugari untuk meninggalkan pesawat,” kata penumpang itu.
Pesawat seharusnya berangkat pukul 21.00 waktu setempat kemarin.
Penumpang tersebut mengatakan bahwa maskapai kemudian memberitahu penumpang bahwa penerbangan akan dilanjutkan setelah masalah ditangani, namun sekitar 90 persen dari mereka menolak untuk naik kembali ke pesawat, karena khawatir kerusakan akan terulang selama penerbangan.
AirAsia kemudian mengembalikan ongkos tiket para penumpang yang menolak untuk melanjutkan penerbangan.
Maskapai ini menjadi sorotan setelah Penerbangan QZ8501 dengan 162 orang di dalamnya dalam perjalanan dari Surabaya ke Singapura, secara misterius jatuh hari Minggu lalu di Laut Jawa.
Otoritas Indonesia menyatakan bahwa AirAsia telah melanggar ketentuan izinnya untuk rute Surabaya-Singapura dengan terbang pada hari Minggu, hari ketika pesawat itu jatuh ke Laut Jawa. Otoritas akan menyelidiki jadwal lain maskapai tersebut.
Namun, Singapura menyatakan telah menyetujui rute Surabaya-Singapura untuk penerbangan AirAsia pada hari Minggu setelah izin maskapai budget itu dibekukan oleh Indonesia.
Surabaya
Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia, terletak di Jawa Timur, dan memiliki signifikansi sejarah sebagai lokasi pertempuran besar tahun 1945 yang memicu semangat kemerdekaan Indonesia. Namanya dipercaya berasal dari kata “suro” (hiu) dan “boyo” (buaya), berdasarkan mitos lokal tentang dua hewan kuat. Kini, Surabaya merupakan kota industri, perdagangan, dan pelabuhan utama yang dikenal dengan sejarah angkatan laut dan energinya yang modern dan dinamis.
Bandara Internasional Juanda
Bandara Internasional Juanda adalah bandara internasional yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Awalnya didirikan di era kolonial pada tahun 1928 dan kemudian berganti nama untuk menghormati I Gusti Ngurah Rai, seorang pahlawan nasional, sebelum secara resmi dinamai menurut Djuanda Kartawidjaja, Perdana Menteri terakhir Indonesia, pada tahun 1990-an. Kini, bandara ini berfungsi sebagai gerbang utama menuju kota Surabaya dan wilayah timur Pulau Jawa.
Bandung
Bandung adalah ibu kota Jawa Barat, Indonesia, terkenal sebagai “Paris van Java” karena arsitektur bergaya Eropa dan adat seni serta fesyennya yang dinamis. Secara historis, Bandung adalah lokasi Konferensi Asia-Afrika 1955 yang penting, yang menghimpun pemimpin dari negara-negara berkembang untuk mempromosikan kerja sama ekonomi dan budaya serta menentang kolonialisme. Kini, Bandung merupakan pusat pendidikan dan kreatif utama, dikelilingi oleh pegunungan vulkanik dan perkebunan teh.
Laut Jawa
Laut Jawa adalah cekungan laut dangkal yang terletak di antara pulau-pulau Indonesia, Jawa dan Kalimantan, secara historis membentuk rute pelayaran vital untuk perdagangan rempah. Laut ini adalah lokasi pertempuran laut penting dari Perang Dunia II, di mana banyak kapal perang Sekutu ditenggelamkan oleh pasukan Jepang. Dasar lautnya kini menjadi situs arkeologi penting, menyimpan bangkai kapal-kapal tersebut sebagai kuburan perang bersejarah.
Singapura
Singapura adalah sebuah negara kota modern di Asia Tenggara yang didirikan sebagai koloni perdagangan Inggris pada tahun 1819. Negara ini meraih kemerdekaan pada tahun 1965 dan dengan cepat bertransformasi menjadi pusat ekonomi global, terkenal dengan multikulturalisme yang luar biasa, pemerintahan yang ketat, dan landmark ikonik seperti Marina Bay Sands.
AirAsia
AirAsia adalah maskapai penerbangan bertarif rendah asal Malaysia yang didirikan pada tahun 1993, dan berubah menjadi maskapai budget yang sangat sukses setelah dibeli oleh pengusaha Tony Fernandes pada tahun 2001. AirAsia merevolusi perjalanan udara di Asia Tenggara dengan membuat terbang menjadi terjangkau bagi jutaan orang dan sejak itu berkembang menjadi salah satu maskapai terbesar di kawasan ini.
Penerbangan QZ8501
Penerbangan QZ8501 adalah penerbangan Indonesia AirAsia yang tragis jatuh ke Laut Jawa pada 28 Desember 2014, selama penerbangan dari Surabaya, Indonesia, ke Singapura. Kecelakaan tersebut, yang disebabkan oleh kombinasi cuaca buruk dan tindakan awak pesawat, mengakibatkan hilangnya seluruh 162 penumpang dan awak pesawat.
Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan di Asia Tenggara yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, dengan sejarah kaya yang dibentuk oleh kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha yang kuat, penyebaran Islam, dan kolonialisme Eropa, terutama oleh Belanda. Warisan budayanya yang beragam tercermin dalam candi-candi kuno seperti Borobudur, tradisi seni yang dinamis, serta ratusan kelompok etnis dan bahasa yang berbeda.