Presiden Ferdinand Marcos Jr. meluncurkan www.sumbongsapangulo.ph di Malacañang pada 11 Agustus 2025.
Penyelidikan DPR akan dimulai
MANILA, Filipina — DPR telah mengundang pejabat dari Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya serta 15 kontraktor yang disebut oleh Presiden Ferdinand Marcos Jr., yang diduga mengambil 20% dari 10.000 proyek pengendalian banjir sejak 2022, untuk menghadiri sidang pada Selasa, 2 September.
Menurut anggota DPR dari partai Bicol Saro, Terry Ridon, mereka juga telah mengirimkan surat panggilan resmi (subpoena) kepada SYMS Construction Trading, perusahaan yang diduga terlibat dalam proyek banjir “hantu” di Baliwag, Bulacan.
“DPR akan memulai penyelidikan mengenai proyek-proyek pengendalian banjir pada hari Selasa. Selain DPWH, siapa lagi yang diundang? Kontraktor yang terlibat, 15 kontraktor yang diundang yang disebut oleh Presiden, dan juga SYMS Construction Trading — yang dituding terlibat dalam proyek hantu di Baliwag, Bulacan,” kata Ridon.
Anggota DPR itu menekankan bahwa Dewan Kebijakan Pengadaan Pemerintah (Government Procurement Policy Board/GPBB) dan Dewan Akreditasi Kontraktor Filipina (Philippine Contractors Accreditation Board) juga harus menghadapi penyelidikan ini.
“Mereka akan diminta menjelaskan soal ‘akreditasi untuk dijual’ di GPBB, dewan pengadaan untuk menjelaskan proses pengadaan, serta BIR (Biro Pajak) dan COA (Komisi Audit),” tambah anggota DPR tersebut.
Alokasi untuk proyek-proyek yang sudah selesai tetapi masih dimasukkan dalam RAPBN 2026 sebesar P6,793 triliun yang diajukan, termasuk program pengendalian banjir Kota Marikina, juga akan diperiksa.
Jumat lalu, Wakil Ketua DPR Ronaldo Puno mengungkapkan bahwa mengejutkan ada proyek-proyek yang sudah lama selesai tetapi masih didanai dalam anggaran yang diusulkan untuk DPWH.
Malacañang
Istana Malacañang adalah kediaman resmi dan tempat kerja utama Presiden Filipina. Awalnya dibangun pada 1750 sebagai rumah musim bangsawan Spanyol, kemudian diambil alih oleh pemerintah kolonial dan menjadi kediaman gubernur jenderal. Tempat ini telah menjadi simbol pusat kekuasaan politik Filipina selama lebih dari dua abad.
DPR
DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) adalah majelis rendah dalam Kongres bikameral Filipina. Bertanggung jawab untuk membuat undang-undang, mewakili konstituen, dan melakukan pengawasan terhadap cabang eksekutif pemerintah. Anggotanya dipilih melalui pemilihan umum.
Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya
Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya (DPWH) adalah departemen eksekutif pemerintah Filipina yang bertanggung jawab atas perencanaan, desain, konstruksi, dan pemeliharaan infrastruktur nasional, termasuk jalan raya, jembatan, dan sistem pengendalian banjir. Secara resmi didirikan pada 1868 selama periode kolonial Spanyol dan telah berevolusi melalui berbagai reorganisasi menjadi lembaga utama untuk pekerjaan umum di republik modern.
SYMS Construction Trading
SYMS Construction Trading bukanlah situs sejarah atau budaya yang dikenal, melainkan tampaknya merupakan entitas bisnis komersial. Oleh karena itu, tidak memiliki sejarah publik sebagai landmark atau tempat dengan signifikansi budaya untuk dirangkum.
Dewan Kebijakan Pengadaan Pemerintah
Dewan Kebijakan Pengadaan Pemerintah (Government Procurement Policy Board/GPPB) adalah badan pemerintah Filipina yang dibentuk untuk mengawasi dan mengatur sistem pengadaan barang/jasa pemerintah. Dibentuk melalui Undang-Undang Reformasi Pengadaan Pemerintah (Republic Act 9184) pada 2003 untuk mempromosikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam semua aktivitas pembelian pemerintah. Dewan ini bertanggung jawab merumuskan dan mengubah aturan pengadaan serta memastikannya selaras dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik.
Dewan Akreditasi Kontraktor Filipina
Dewan Akreditasi Kontraktor Filipina (Philippine Contractors Accreditation Board/PCAB) adalah badan pemerintah di bawah Otoritas Industri Konstruksi Filipina (Construction Industry Authority of the Philippines/CIAP) yang melisensikan dan mengklasifikasikan kontraktor di negara tersebut. Dibentuk untuk mengatur industri konstruksi, memastikan kompetensi kontraktor, dan menjaga standar kualitas serta keselamatan dalam proyek-proyek pembangunan.
Biro Pajak
Biro Pajak (Bureau of Internal Revenue/BIR) adalah lembaga pemerintah Filipina yang bertanggung jawab menilai dan memungut semua pajak pendapatan nasional. Secara resmi didirikan pada 1904 selama periode kolonial Amerika melalui reorganisasi sistem pendapatan domestik negara. Misi utamanya adalah menghasilkan dana yang diperlukan untuk membiayai pengeluaran pemerintah bagi pembangunan nasional.
Komisi Audit
Komisi Audit (Commission on Audit/COA) adalah badan konstitusional independen di Filipina yang bertanggung jawab memeriksa dan mengaudit semua pendapatan, pengeluaran, dan penggunaan dana publik pemerintah. Secara resmi didirikan oleh Konstitusi 1987, melanjutkan tradisi panjang audit pemerintah yang berasal dari periode kolonial Amerika dan Persemakmuran Filipina. Mandatnya adalah memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam operasi pemerintah.