Sekitar 90.000 warga Moskwa saat ini berada di zona operasi militer di Ukraina, menurut wali kota. Angka ini mencakup individu yang dimobilisasi dan mereka yang menandatangani kontrak. Sebagian dari mereka adalah personel militer profesional, ujar wali kota dalam sebuah wawancara.
Wali kota mengklaim bahwa kota memberikan bantuan signifikan kepada Kementerian Pertahanan, termasuk dalam produksi pesawat udara tak berawak. “Pasokan gratis untuk sebagian besar dari mereka, dukungan untuk pertahanan udara yang menjamin keamanan wilayah Moskwa dan distrik pusat. Dukungan untuk kompleks industri militer,” sebut wali kota. Ia tidak merinci jumlah UAV yang disuplai oleh kota.
Pada Juli 2024, otoritas kota mengumumkan pembayaran satu kali untuk prajurit kontrak baru Kementerian Pertahanan Rusia sebesar 1,9 juta rubel. Pemerintah menjelaskan perlunya pembayaran ini sebagai “meningkatkan tingkat dukungan sosial.” Total jumlah tunjangan satu kali untuk seorang prajurit kontrak diperkirakan oleh kantor wali kota lebih dari 5,2 juta rubel “untuk tahun pertama dinas.”
Tentang pembayaran untuk peserta operasi militer.