Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengumpulkan tokoh agama, ulama, dan kiai dalam rapat koordinasi untuk membahas kondisi bangsa dan negara saat ini, khususnya situasi di wilayah Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan itu, Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terus menjaga kondisi kondusif di daerah tersebut.

“Alhamdulillah, hingga hari ini Kabupaten Tangerang tetap aman, tertib, dan kondusif. Ini tentu berkat peran para kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan semua komponen di daerah,” ujarnya di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang.

Dia memerintahkan semua camat untuk segera berkoordinasi dengan Muspika (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan), Ketua MUI Kecamatan, Polri, TNI, pemuda, dan ormas untuk menjaga stabilitas di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pertemuan di tingkat kecamatan telah banyak dilakukan dan mendapat testimoni positif dari tokoh agama setempat.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berencana menggelar doa bersama melalui acara Istighosah, yang dijadwalkan berlangsung Jumat depan.

“Kami minta masukan dari para ulama dan tokoh agama. Intinya, kita ingin berdoa bersama untuk keselamatan dan kondisi kondusif Kabupaten Tangerang dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, KH Ues Nawawi, menyatakan langkah yang diambil Pemkab Tangerang sangat tepat dalam menjaga komunikasi dengan tokoh agama.

Dia juga mengusulkan agar doa bersama digelar di Masjid Al-Amjad, dengan melibatkan masyarakat luas dan ASN Kabupaten Tangerang.

“Kita harus menghadapi kondisi bangsa ini dengan doa, ikhtiar, dan kebersamaan. Kami mendukung gagasan Bupati menggelar Istighosah. Semoga ini menjadi ikhtiar terbaik agar Kabupaten Tangerang tetap aman, damai, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana sangat akrab itu juga menjadi ajang tukar pendapat dan masukan dari tokoh agama dalam menyikapi perkembangan nasional, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan ketenteraman di Kabupaten Tangerang.

Ruang Rapat Wareng

Ruang Rapat Wareng adalah ruang pertemuan tradisional masyarakat di provinsi Kalinga, Filipina, yang secara historis digunakan oleh para tetua untuk penyelesaian konflik, perjanjian damai, dan pengambilan keputusan penting. Ruangan ini berfungsi sebagai institusi budaya vital yang mewujudkan prinsip dialog, keadilan, dan kohesi sosial dalam masyarakat adat Kalinga.

Gedung Bupati Tangerang

Gedung Bupati Tangerang adalah bangunan bersejarah peninggalan era kolonial Belanda, awalnya dibangun pada abad ke-19 untuk berfungsi sebagai kediaman dan kantor resmi bupati setempat. Bangunan ini merupakan landmark penting yang mencerminkan gaya arsitektur dan sejarah administratif wilayah pada masa itu. Kini, gedung ini berdiri sebagai situs warisan budaya, melambangkan perkembangan sejarah Tangerang.

Masjid Al-Amjad

Masjid Al-Amjad adalah masjid bersejarah yang terletak di kota Sidon, Lebanon. Awalnya dibangun sebagai gereja pada abad ke-17 di era Fakhreddine II dan kemudian diubah menjadi masjid pada abad ke-19. Struktur ini merupakan contoh nyata dari sejarah arsitektur dan religius berlapis di wilayah tersebut.