KOTA BANDUNG – Kerusakan pada fasilitas dan perlengkapan transportasi di Kota Bandung akibat demonstrasi dikonfirmasi mencapai jumlah yang signifikan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung menyatakan kerugian material diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar dan telah memengaruhi sistem pemantauan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama kota.
“Kerusakannya cukup luas. Tiga persimpangan rusak total, yaitu Simpang Sulanjana, Simpang Cikapayang Dago, dan Simpang Cilamaya. Selain itu, peralatan pendukung seperti CCTV, kamera pemantau, alat komunikasi data, dan pengendali juga turut dibakar. Kerugian material diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar,” ujar pejabat tersebut.
Dijelaskan lebih lanjut, dampak kerusakan ini telah melumpuhkan Area Traffic Control System (ATCS) untuk wilayah Bandung utara. Beberapa persimpangan yang terhubung dengan sistem tidak dapat dipantau karena jaringan dan kamera pemantau tidak berfungsi.
“Dengan rusaknya perangkat ini, wilayah dari Sulanjana, Cikapayang Dago, hingga Pasteur tidak dapat dipantau secara real-time,” lanjut penjelasannya.
Rencana perbaikan lainnya terungkap, mencakup dua halte bus utama, Halte Geologi dan Halte RRI, serta infrastruktur lain, seperti Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak baik tipe klasik maupun standar, dan rambu-rambu lalu lintas yang rusak.
“Kami akan mengganti rambu yang roboh, memperbaiki lampu PJU, dan memastikan fasilitas pendukung lalu lintas kembali normal,” kata pejabat tersebut.
Jika situasi memungkinkan, pekerjaan perbaikan akan dimulai pekan depan. Dinas Perhubungan memperkirakan pekerjaan akan memakan waktu sekitar tiga minggu, dengan alokasi satu minggu untuk setiap persimpangan yang mengalami kerusakan berat.
“Target kami, jika bisa segera dimulai, adalah menyelesaikan semua perbaikan dalam tiga minggu. Kami juga akan berkoordinasi dengan masyarakat di sekitar lokasi untuk memastikan proses berjalan lancar,” tegas pejabat tersebut.
Simpang Sulanjana
Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “Simpang Sulanjana” karena ini tampaknya bukan situs budaya yang diakui atau memiliki signifikansi historis. Kemungkinan nama ini merujuk pada lokasi lokal atau yang kurang dikenal yang tidak ada dalam basis pengetahuan saya.
Simpang Cikapayang Dago
Simpang Cikapayang Dago adalah persimpangan lalu lintas utama yang terkenal sangat ramai di Kota Bandung, Indonesia. Simpang ini menghubungkan jalur utama Jalan Cihampelas (Cihampelas Walk) dan Jalan Dago, sebuah kawasan yang secara historis dikenal sebagai pusat perbelanjaan, kuliner, dan arsitektur era kolonial.
Simpang Cilamaya
Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “Simpang Cilamaya” karena ini tampaknya bukan situs sejarah atau budaya yang diakui. Kemungkinan ini adalah persimpangan jalan lokal di daerah Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia, tanpa sejarah terdokumentasi yang signifikan untuk ringkasan budaya.
Area Traffic Control System (ATCS)
Area Traffic Control System (ATCS) adalah sistem manajemen lalu lintas terkomputerisasi dan terpusat yang dirancang untuk mengoptimalkan arus kendaraan di jaringan perkotaan. Pertama kali dikembangkan dan diterapkan di Toronto, Kanada, pada tahun 1960-an, sistem ini menggunakan data waktu nyata dari sensor untuk mengoordinasikan sinyal lalu lintas secara otomatis, mengurangi kemacetan dan waktu tempuh.
Halte Geologi
Halte Geologi adalah tempat tunggu transportasi umum yang unik yang terletak di kota Vorkuta, Rusia, di dalam Lingkaran Arktik. Halte ini dibangun pada era Soviet untuk melayani para geolog dan pekerja lain yang bepergian ke lokasi industri dan pertambangan terdekat. Desain kubah betonnya yang kokoh dan khas dimaksudkan untuk memberikan perlindungan dari kondisi cuaca ekstrem dan keras di wilayah tersebut.
Halte RRI
Halte RRI adalah landmark terkenal di Jakarta, Indonesia, terletak di dekat gedung bersejarah Radio Republik Indonesia (RRI). Halte ini mendapatkan signifikansi budaya karena desain arsitekturnya yang unik dan futuristik, yang dibangun pada tahun 1990-an. Halte ini berfungsi sebagai titik transit utama dan simbol nostalgia dari perkembangan kota.
Pasteur
Pasteur adalah distrik yang ramai di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, dinamai dari ilmuwan Prancis Louis Pasteur. Secara historis, daerah ini merupakan bagian pusat dari administrasi kolonial Prancis dan sekarang menjadi pusat komersial dan bisnis utama, menjadi tempat bagi kantor-kantor modern, toko-toko, dan Kantor Pos Pusat Saigon yang ikonik.
Kota Bandung
Bandung adalah ibu kota Jawa Barat, Indonesia, terkenal dengan julukan “Parijs van Java” (Paris-nya Jawa) karena arsitektur bergaya Eropa dan kehidupan seninya yang dinamis, warisan dari pendiriannya sebagai pusat kolonial Belanda utama pada abad ke-19. Saat ini, kota ini terkenal sebagai pusat kreatif dan pendidikan, terkenal dengan universitasnya, perkebunan teh bersejarah, dan perannya sebagai tuan rumah Konferensi Asia-Afrika 1955.