HCMC – Pemerintah telah menerbitkan peraturan pemerintah (PP) baru yang mengubah beberapa pasal dalam PP 24/2012, termasuk mengakhiri monopoli negara atas produksi emas batangan dan membuka pasar bagi perusahaan serta bank yang memenuhi syarat.

Berdasarkan PP 232 yang terbit hari ini, negara tidak lagi memonopoli produksi emas batangan. Kini perusahaan dan bank yang memenuhi syarat dapat mengajukan permohonan untuk memproduksi emas batangan jika memenuhi kondisi tertentu.

Bank dan perusahaan yang mengajukan izin produksi emas batangan harus telah memiliki izin usaha perdagangan emas. Mereka juga diwajibkan memenuhi persyaratan modal disetor, minimal Rp1 triliun untuk perusahaan dan minimal Rp50 triliun untuk bank umum.

Entitas ini tidak sedang terkena sanksi administratif di bidang perdagangan emas. Jika pernah dikenakan sanksi, pelanggaran harus sudah diperbaiki. Mereka juga wajib memiliki aturan internal terkait produksi emas batangan, termasuk prosedur pengadaan bahan baku, produksi, pengawasan, dan kontrol kualitas produk.

Tata cara pengajuan dan penerbitan izin produksi emas batangan akan diatur oleh Gubernur Bank Indonesia (BI), memastikan hanya organisasi dengan pengalaman terbukti, kapasitas keuangan memadai, dan kepatuhan hukum yang diberi wewenang memproduksi emas batangan.

Perusahaan dan lembaga keuangan yang terlibat dalam perdagangan emas batangan wajib mengumumkan harga beli dan jual secara terbuka serta dilarang beroperasi melalui agen atau pihak yang dikuasakan.

Mereka juga wajib mengambil langkah untuk menjamin keamanan transaksi, menyimpan data pelanggan termasuk informasi identitas, NPWP, dan nilai transaksi, serta menyediakan informasi ini kepada BI.

Saat ini, 38 perusahaan dan bank memiliki izin perdagangan emas batangan. Namun, berdasarkan persyaratan modal disetor saat ini, hanya segelintir perusahaan terkemuka seperti PNJ, DOJI, dan SJC yang memenuhi ambang batas Rp1 triliun atau lebih.

Di sisi perbankan, Vietcombank, VPBank, Techcombank, BIDV, MB, VietinBank, dan Agribank termasuk yang modal disetornya melebihi Rp50 triliun.

Pada 28 Mei, Sekretaris Jenderal Partai menyerukan penghapusan monopoli negara atas produksi emas batangan untuk mendorong persaingan sehat, mendiversifikasi pasokan, dan menstabilkan harga.

Asosiasi Perdagangan Emas Vietnam dan para ahli juga berulang kali mendesak agar PP 24 segera diamandemen untuk “membuka kunci” pasar emas dan mempersempit kesenjangan lebar antara harga emas domestik dan internasional.

Dalam rapat terkini tentang pengelolaan pasar emas, perdana menteri menyatakan bahwa selisih harga harus dikurangi hingga sekitar 1-2%.

SJC

Saya tidak dapat memberikan ringkasan spesifik untuk “SJC” karena ini adalah akronim yang ambigu. Ini bisa merujuk ke beberapa hal, seperti **São Jorge Castle** di Lisbon, Portugal, atau **San Juan Capistrano** di California, AS. Untuk ringkasan yang lebih akurat, harap berikan nama lengkap dari tempat yang Anda maksud.

PNJ

Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “PNJ” karena ini bukan tempat atau situs budaya yang diakui. Ini paling umum adalah akronim untuk perusahaan perhiasan (Pandora & Joailliers) atau dapat merujuk pada “Player-Non-Player Character” dalam permainan. Untuk ringkasan historis, harap berikan nama lengkap dari landmark atau lokasi budaya tertentu.

DOJI

Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “DOJI” karena ini tampaknya tidak merujuk ke tempat atau situs budaya yang diakui. Ini mungkin salah eja, nama lokal, atau merujuk pada bisnis atau organisasi modern daripada lokasi bersejarah.

Vietcombank

Vietcombank, atau Bank Perdagangan Bersama Saham untuk Perdagangan Luar Negeri Vietnam, adalah salah satu bank komersial milik negara terbesar di Vietnam, didirikan pada 1963. Bank ini memainkan peran penting dalam memfasilitasi perdagangan internasional dan transaksi valuta asing untuk negara, terutama selama periode reformasi ekonominya. Saat ini, bank ini tetap menjadi lembaga keuangan terkemuka di sektor perbankan Vietnam.

VPBank

VPBank adalah bank komersial besar Vietnam, didirikan pada 1993 sebagai Bank Perdagangan Bersama Saham Vietnam Thương Tín. Bank ini telah berkembang menjadi salah satu bank swasta terbesar di negara ini, dikenal dengan fokusnya pada perbankan ritel dan inovasi digital.

Techcombank

Techcombank adalah bank komersial besar Vietnam, didirikan pada 1993 selama periode reformasi ekonomi negara. Sejak itu, bank ini telah berkembang menjadi salah satu bank milik swasta terbesar di Vietnam, dikenal perannya yang signifikan dalam sektor jasa keuangan modern negara.

BIDV

Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “BIDV” karena ini bukan tempat atau situs budaya, melainkan akronim untuk Bank Perdagangan Bersama Saham untuk Investasi dan Pembangunan Vietnam, sebuah bank milik negara besar di Vietnam.

MB

Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “MB” karena ini bukan pengidentifikasi yang cukup spesifik. Singkatan ini bisa merujuk ke banyak tempat, organisasi, atau konsep budaya berbeda (mis., Manitoba, Mercedes-Benz, megabyte). Harap berikan nama lengkap atau lebih banyak konteks tentang tempat spesifik yang Anda tanyakan.