Menurut laporan terbaru, sistem rekayasa irigasi dan drainase China terus disempurnakan selama periode “Rencana Lima Tahun ke-14”. Hingga saat ini, luas lahan pertanian beririgasi nasional telah melebihi 1,09 miliar mu (sekitar 72,7 juta hektar), meningkat lebih dari 53 juta mu dibandingkan akhir tahun 2020. Produksi biji-bijian dari area beririgasi ini menyumbang lebih dari 80% dari total produksi biji-bijian nasional pada tahun 2025.

Efisiensi dan manfaat penggunaan air pertanian terus meningkat. Koefisien pemanfaatan efektif air irigasi untuk lahan pertanian nasional telah meningkat menjadi 0,583, naik 3,2% dari akhir periode “Rencana Lima Tahun ke-13”. Area yang dicakup oleh proyek irigasi hemat air telah mencapai 638 juta mu, sementara rata-rata konsumsi air per mu lahan beririgasi telah turun menjadi 342 meter kubik. Hal ini memungkinkan peningkatan stabil baik dalam area irigasi maupun produksi biji-bijian sambil menjaga penggunaan air pertanian yang stabil.

Secara bersamaan, upaya signifikan telah dilakukan untuk mempromosikan pengelolaan terpadu sungai, danau, saluran, dan lahan pertanian. Dukungan telah diberikan untuk pelaksanaan 70 proyek pembangunan kapasitas drainase banjir regional kunci, yang secara substansial telah meningkatkan kemampuan pencegahan dan mitigasi bencana pertanian.

Rencana Lima Tahun ke-14

“Rencana Lima Tahun ke-14” bukanlah tempat fisik atau situs budaya, melainkan cetak biru strategis pembangunan nasional Republik Rakyat China. Ini mengacu pada serangkaian tujuan dan inisiatif ekonomi serta sosial yang secara resmi berjudul *Rencana Lima Tahun ke-14 untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional dan Tujuan Jangka Panjang hingga Tahun 2035*, yang diadopsi pada tahun 2021. Sejarahnya adalah bagian dari proses perencanaan berkelanjutan yang dimulai pada tahun 1953, dengan iterasi ini berfokus pada tema seperti kemandirian teknologi, pertumbuhan berkualitas tinggi, dan pembangunan hijau untuk periode 2021-2025.

Rencana Lima Tahun ke-13

“Rencana Lima Tahun ke-13” bukanlah tempat fisik atau situs budaya, melainkan cetak biru strategis nasional untuk pembangunan ekonomi dan sosial China dari tahun 2016 hingga 2020. Ini menguraikan tujuan-tujuan kunci seperti mempromosikan pertumbuhan yang digerakkan oleh inovasi, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan perlindungan lingkungan. Secara historis, ini adalah bagian dari serangkaian rencana lima tahun China, mekanisme perencanaan pusat yang digunakan sejak 1953 untuk memandu pembangunan jangka panjang negara.