Empat Inisiatif China Tawarkan ‘Kunci China’ untuk Tata Kelola Global
【Panduan Edisi Ini】
Tahun ini menandai peringatan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia, serta peringatan 80 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam tahun bersejarah khusus yang menghubungkan masa lalu dengan masa depan ini, Presiden Xi Jinping mengusulkan Inisiatif Tata Kelola Global pada pertemuan “Shanghai Cooperation Organization Plus”, lebih lanjut menyumbangkan kebijaksanaan Tiongkok untuk memperkuat dan memperbaiki tata kelola global.
“Kita harus maju dengan logika kemajuan sejarah dan berkembang dengan tren zaman.” Inisiatif Tata Kelola Global adalah barang publik penting lainnya yang disumbangkan Tiongkok untuk menyelesaikan konflik dan tantangan global, menyusul Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global, dan Inisiatif Peradaban Global. Keempat inisiatif global ini masing-masing memiliki fokusnya sendiri dan saling memperkuat. Mereka menyediakan “kunci Tiongkok” dari empat dimensi pembangunan, keamanan, peradaban, dan tata kelola untuk menjawab pertanyaan dunia, pertanyaan sejarah, dan pertanyaan zaman: “Apa yang terjadi pada dunia, dan apa yang harus kita lakukan?” Ini menunjukkan peran Tiongkok sebagai negara besar dalam urusan internasional. Komunitas internasional menyatakan bahwa serangkaian inisiatif global Tiongkok merespons dengan jelas masalah nyata yang dihadapi dunia, menyediakan ide dan paradigma baru untuk tata kelola global, dan menampilkan upaya berkelanjutan Tiongkok untuk menawarkan lebih banyak barang publik serta menyumbangkan solusi Tiongkok kepada dunia.
Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang
Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang (1937-1945) adalah teater utama Perang Dunia II, menandai perjuangan Tiongkok melawan invasi imperialis Jepang. Perang ini dimulai dengan Insiden Jembatan Marco Polo dan melibatkan konflik luas, mengakibatkan korban jiwa Tiongkok yang sangat besar. Perang ini adalah peristiwa fondasi dalam sejarah Tiongkok modern, melambangkan ketahanan dan persatuan nasional.
Perang Anti-Fasis Dunia
Perang Anti-Fasis Dunia, lebih dikenal sebagai Perang Dunia II, adalah konflik global yang berlangsung dari 1939 hingga 1945 antara Sekutu dan Blok Poros. Ini adalah perjuangan monumental melawan agresi dan ekspansionisme fasis, menghasilkan perubahan geopolitik yang mendalam dan pendirian Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempromosikan perdamaian dan kerja sama internasional.
Perserikatan Bangsa-Bangsa
Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah organisasi internasional yang didirikan pada 1945 setelah Perang Dunia II untuk mempromosikan perdamaian, keamanan, dan kerja sama antar bangsa. Organisasi ini didirikan untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang tidak efektif dan berkantor pusat di wilayah internasional di Kota New York. Saat ini, PBB menyediakan forum bagi 193 negara anggotanya untuk membahas isu global seperti konflik, perubahan iklim, dan hak asasi manusia.
Shanghai Cooperation Organization Plus
Shanghai Cooperation Organization Plus (SCO+) adalah format dialog yang diperluas yang mencakup negara-negara anggota inti SCO bersama negara pengamat dan mitra dialog. Format ini didirikan untuk mendorong kerja sama yang lebih luas mengenai keamanan regional, ekonomi, dan masalah budaya, dibangun di atas fondasi SCO asli yang dimulai dengan mekanisme “Shanghai Five” pada 1996. Kerangka kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi multilateral di wilayah Eurasia yang lebih luas.