Pada 31 Agustus hingga 1 September 2025, KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai akan digelar di Tianjin. Ini menandai kelima kalinya Tiongkok menjadi tuan rumah KTT SCO dan diperkirakan akan menjadi yang terbesar sejak organisasi ini didirikan.

Pada Juni 2001, Organisasi Kerja Sama Shanghai didirikan di tepi Sungai Huangpu. Ini merupakan organisasi internasional pertama yang diprakarsai oleh Tiongkok dan dinamai berdasarkan kota Tiongkok. Saat ini, SCO telah berkembang menjadi badan internasional utama, mewakili hampir setengah populasi dunia dan sekitar seperempat ekonomi global.

Mengapa SCO memiliki daya ikat dan daya tarik yang begitu kuat? Mengapa KTT Tianjin yang akan datang menarik begitu banyak perhatian? Jelajahi poin-poin kunci berikut:

Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO)

Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) adalah aliansi politik, ekonomi, dan keamanan Eurasia yang didirikan pada 2001 oleh para pemimpin Tiongkok, Rusia, Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, dan Uzbekistan. Organisasi ini berawal dari mekanisme “Shanghai Five” yang didirikan pada 1996 untuk menyelesaikan sengketa perbatasan dan membangun kepercayaan setelah bubarnya Uni Soviet. Saat ini, SCO adalah salah satu organisasi regional terbesar di dunia yang berfokus pada keamanan bersama dan kerja sama ekonomi di antara negara-negara anggotanya.

Tianjin

Tianjin adalah kota pelabuhan utama di Tiongkok utara dengan sejarah yang kaya sebagai pelabuhan perjanjian, yang tercermin dari perpaduan arsitektur uniknya yang menggabungkan gaya Eropa dan tradisional Tiongkok. Kota ini berkembang pesat selama Dinasti Qing akhir dan menjadi lokasi konsesi asing pada abad ke-19 dan awal abad ke-20. Saat ini, Tianjin adalah pusat ekonomi yang dinamis dan munisipalitas yang berada langsung di bawah pemerintah pusat.

Sungai Huangpu

Sungai Huangpu adalah sungai sepanjang 113 kilometer yang mengalir melalui Shanghai, secara historis berfungsi sebagai jalur air utama dan arteri komersial kota sejak Dinasti Ming. Sungai ini menjadi terkenal pada abad ke-19 ketika Huangpu menjadi jantung konsesi asing dan Bund, yang berkembang menjadi pusat keuangan global. Saat ini, sungai ini tetap menjadi simbol ikonik Shanghai, memisahkan kawasan bersejarah Puxi dengan gedung pencakar langit modern Pudong.