Lokasi Museum Shanghai di People’s Square meluncurkan “tantangan” buka terus menerus 168 jam, menciptakan “malam tanpa tidur di museum” yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pekan terakhir pameran “Puncak Piramida: Pameran Agung Peradaban Mesir Kuno”.
Sebagai pameran keempat dalam seri pameran seni dan relik budaya “Dialog dengan Dunia” Museum Shanghai, “Puncak Piramida: Pameran Agung Peradaban Mesir Kuno” adalah pameran artefak Mesir kuno dari luar negeri terbesar dan tertinggi tingkatannya dalam sejarah. Ini juga merupakan pameran komprehensif pertama yang mengungkap peradaban Mesir kuno dan temuan arkeologi terbarunya melalui kerja sama antara museum resmi Tiongkok dan pemerintah Mesir.
Hingga saat ini, pameran ini telah dikunjungi lebih dari 2,6 juta pengunjung, memecahkan rekor global untuk kehadiran dalam pameran khusus relik budaya berbayar tunggal di museum.
Mulai tengah malam tanggal 11 Agustus, lokasi People’s Square Museum Shanghai secara resmi meluncurkan seri acara karnaval 168 jam untuk pameran Peradaban Mesir Kuno. Selama tujuh hari “siaga ultra-panjang” ini, ditambahkan tiket khusus diskon larut malam dari tengah malam hingga pukul 6 pagi. Acara promosi dengan hampir 500 produk budaya dan kreatif yang dimulai dari diskon 50% memicu demam pembelian.
Pengunjung di lokasi berkomentar bahwa dibandingkan siang hari, sesi larut malam kurang ramai, meningkatkan pengalaman, dan sangat ramah untuk “night owl” dan penggemar museum. “Peradaban Mesir kuno yang misterius juga cocok dengan suasana malam hari. Kami berharap pameran ini menjadi titik awal bagi lebih banyak pameran internasional berkualitas tinggi untuk datang ke Shanghai.”
Pameran Peradaban Mesir Kuno mendekati akhir, bertepatan dengan musim puncak pengunjung musim panas, dengan permintaan yang sangat besar dari penonton. “Untuk memungkinkan lebih banyak pengunjung ‘mengejar kereta terakhir’, kami memutuskan untuk buka terus menerus selama 168 jam dan meluncurkan serangkaian kegiatan pendukung, berharap dapat memberikan pengalaman pameran yang lebih kaya dan beragam bagi penonton.”
Yang mengejutkan, sesi larut malam telah penuh terpesan tak lama setelah diperkenalkan. “Ada banyak bisnis di sekitar lokasi People’s Square Museum Shanghai. Setelah melihat pameran dan keluar dari museum, banyak pengunjung bisa pergi ke pasar malam untuk mencicipi makanan merek lama, dll., yang juga akan berperan dalam mendongkrak ekonomi malam kota.”
Museum Shanghai
Museum Shanghai adalah museum utama seni Tiongkok kuno, didirikan pada 1952 dan pindah ke gedung ikoniknya saat ini di People’s Square pada 1996. Koleksi luasnya yang lebih dari 120.000 item terkenal karena perunggu kuno, keramik, lukisan, dan kaligrafinya. Desain bangunannya sendiri simbolis, dengan atap bundar dan dasar persegi yang mencerminkan persepsi Tiongkok kuno tentang langit yang bulat dan bumi yang persegi.
People’s Square
People’s Square adalah alun-alun publik utama di Shanghai, Tiongkok, awalnya dibangun sebagai trek balap kuda untuk komunitas Inggris di era kolonial. Setelah revolusi, dikembangkan kembali menjadi pusat politik dan budaya, yang kini menampung gedung pemerintahan, museum, dan taman publik besar.
Puncak Piramida: Pameran Agung Peradaban Mesir Kuno
Pameran ini menampilkan lebih dari 200 artefak dari koleksi Museum Agung Mesir, menawarkan perjalanan komprehensif melalui sejarah Mesir kuno. Ini menelusuri perkembangan peradaban dari era pra-dinasti hingga periode Yunani-Romawi, menyoroti pencapaian luar biasanya dalam seni, teknologi, dan pemerintahan. Koleksinya menampilkan patung kerajaan, perhiasan, dan peti mati, dengan banyak item dipamerkan di luar Mesir untuk pertama kalinya.
Dialog dengan Dunia
“Dialog dengan Dunia” adalah seri pameran seni dan relik budaya Museum Shanghai yang bertujuan mempertemukan peradaban dunia dengan budaya Tiongkok. Seri ini menampilkan pameran kelas dunia yang bekerja sama dengan institusi budaya terkemuka internasional, memfasilitasi pertukaran budaya dan pemahaman global melalui pameran artefak bersejarah dan artistik.
Peradaban Mesir Kuno
Peradaban Mesir kuno muncul sekitar 3100 SM dengan penyatuan Mesir Hulu dan Hilir. Ini terkenal karena arsitektur monumentalnya, seperti piramida dan kuil, serta keyakinan agamanya yang kompleks tentang akhirat. Masyarakat yang sangat maju ini, yang bertahan lebih dari 3.000 tahun, memberikan kontribusi signifikan dalam tulisan (hieroglif), matematika, dan pemerintahan.
Piramida
Piramida Mesir kuno adalah makam monumental yang dibangun untuk firaun selama periode Kerajaan Lama dan Tengah (sek. 2700–1700 SM). Yang paling terkenal, Piramida Agung Giza, adalah yang tertua dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno dan dibangun sebagai tempat peristirahatan terakhir Firaun Khufu. Struktur besar ini mencerminkan teknik canggih orang Mesir dan keyakinan mendalam mereka tentang akhirat.
Pemerintah Mesir
Pemerintah Mesir adalah sistem republik dengan presiden sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan, beroperasi di bawah konstitusi. Struktur modernnya didirikan setelah revolusi 1952 yang menghapuskan monarki, dan sejak itu berkembang melalui beberapa konstitusi dan periode perubahan politik.
Pasar Malam
Pasar malam adalah pasar jalanan terbuka yang ramai dan beroperasi di malam hari, sebuah tradisi dengan akar yang dalam dalam budaya Asia Timur dan Tenggara. Secara historis, mereka berfungsi sebagai pusat komunitas untuk perdagangan dan bersosialisasi setelah panas siang hari. Saat ini, mereka adalah daya tarik wisata utama, terkenal karena menawarkan beragam makanan jalanan yang terjangkau, camilan lokal, barang, dan hiburan.