Presiden Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan berfoto bersama Presiden Serbia Aleksandar Vucic dan Ibu Negara Tamara sebelum pertemuan di Balai Agung Rakyat di Beijing pada sore hari tanggal 25 Mei.
Presiden Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan berfoto bersama Presiden Serbia Aleksandar Vucic dan Ibu Negara Tamara sebelum pertemuan di Balai Agung Rakyat di Beijing pada sore hari tanggal 25 Mei.

Pada sore hari tanggal 25 Mei, Presiden Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke China, di Balai Agung Rakyat di Beijing. Foto ini diambil sebelum pertemuan, memperlihatkan Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan bersama Vucic dan Ibu Negara Tamara.

Pada sore hari tanggal 25 Mei, Presiden Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke China, di Balai Agung Rakyat di Beijing.

Xi Jinping mencatat bahwa selama kunjungan kenegaraannya ke Serbia pada tahun 2024, kedua pihak bersama-sama membuka babak baru dalam membangun komunitas masa depan bersama China-Serbia di era baru. Selama dua tahun terakhir, hasil positif telah dicapai dalam pembangunan komunitas ini, yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara dan menjadi contoh bagi hubungan antarnegara. Baik China maupun Serbia telah mengalami kesulitan dan kejayaan, memiliki semangat yang tangguh dan pantang menyerah. Mereka dengan tegas mengejar kemerdekaan dan menjaga martabat nasional, serta memiliki pemahaman yang mendalam tentang menjunjung tinggi pembangunan damai dan keadilan. Kedua pihak harus memperkuat pertukaran, mengkonsolidasi rasa saling percaya, memperdalam kerja sama, dan saling mendukung, bersama-sama memulai jalan yang cerah menuju takdir bersama dan kemakmuran bersama, meningkatkan kemitraan strategis komprehensif China-Serbia ke tingkat yang baru.

Xi Jinping menekankan bahwa persahabatan baja antara China dan Serbia adalah unik, dengan logika sejarah yang dalam dan dasar praktis yang kokoh. Kedua pihak harus terus saling mendukung dengan teguh. China mendukung Serbia dalam mengikuti jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi nasionalnya dan bersedia memperkuat pertukaran pengalaman tata kelola dengan Serbia. Rencana Lima Tahun ke-15 China secara komprehensif menguraikan tujuan pembangunan berkualitas tinggi. Kedua pihak harus memperkuat penyesuaian strategi pembangunan, mengimplementasikan rencana aksi jangka menengah untuk kerja sama Jalur Sutra, dan terus memajukan kerja sama di bidang infrastruktur transportasi dan energi. Menghadapi gelombang revolusi teknologi baru dan transformasi industri, kedua pihak harus meningkatkan kerja sama di bidang-bidang baru seperti kecerdasan buatan, ekonomi digital, energi hijau, dan manufaktur canggih, serta mengembangkan titik-titik pertumbuhan baru. Rangkaian perayaan tahun lalu untuk “70 Tahun Persahabatan Rakyat China-Serbia” mendapat sambutan antusias. Kedua pihak harus terus memperkuat pertukaran pemuda dan masyarakat, memanfaatkan kerangka “bebas visa + perdagangan bebas + penerbangan langsung”, dan secara komprehensif memperluas kerja sama di bidang budaya, pendidikan, olahraga, pariwisata, dan pertukaran lokal, mewarisi dan mempromosikan persahabatan tradisional antara rakyat China dan Serbia. Di tengah situasi internasional yang kompleks dan berubah saat ini, China dan Serbia harus terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam urusan internasional, mempraktikkan multilateralisme sejati, dan melakukan upaya tanpa henti untuk mempromosikan dunia multipolar yang setara dan teratur, globalisasi ekonomi yang inklusif dan bermanfaat, serta membangun komunitas masa depan bersama bagi umat manusia.

Presiden Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic di Balai Agung Rakyat di Beijing pada sore hari tanggal 25 Mei.
Presiden Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic di Balai Agung Rakyat di Beijing pada sore hari tanggal 25 Mei.

Presiden Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic di Balai Agung Rakyat di Beijing pada sore hari tanggal 25 Mei.

Vucic mengucapkan selamat kepada China atas berhasil menyusun dan mulai mengimplementasikan Rencana Lima Tahun ke-15

Balai Agung Rakyat

Balai Agung Rakyat adalah sebuah gedung kenegaraan monumental yang terletak di sisi barat Lapangan Tiananmen di Beijing, China. Dibangun hanya dalam waktu sepuluh bulan pada tahun 1959 sebagai bagian dari proyek “Sepuluh Gedung Besar” untuk merayakan hari jadi ke-10 Republik Rakyat China, gedung ini berfungsi sebagai tempat utama untuk pertemuan legislatif dan politik nasional, termasuk Kongres Rakyat Nasional. Balai ini juga terkenal karena menjadi tuan rumah jamuan kenegaraan dan acara budaya, melambangkan ambisi politik dan arsitektur awal China Komunis.

Lapangan Tiananmen

Lapangan Tiananmen adalah sebuah alun-alun kota besar di pusat kota Beijing, China, yang dikenal karena signifikansi politik dan budayanya. Awalnya dibangun pada abad ke-15 pada masa Dinasti Ming, alun-alun ini diperluas pada abad ke-20 dan menjadi tempat untuk perayaan nasional besar, protes, dan acara pemerintahan. Saat ini, alun-alun ini tetap menjadi simbol kebanggaan nasional China dan tujuan wisata populer, dikelilingi oleh bangunan-bangunan terkenal seperti Balai Agung Rakyat dan Monumen Pahlawan Rakyat.