Menurut laporan yang dirilis oleh Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand pada 17 April, total terjadi 1.242 kecelakaan lalu lintas selama Festival Songkran selama tujuh hari (10-16 April), yang mengakibatkan 1.200 orang luka-luka dan 242 orang meninggal dunia.

Otoritas Thailand menyatakan bahwa meskipun Festival Songkran telah berakhir, banyak orang masih terus bepergian atau tetap berlibur. Perlu terus memperkuat manajemen keselamatan lalu lintas dan kampanye kesadaran di semua wilayah, menindak tegas pelanggaran seperti mengemudi dalam keadaan mabuk dan ngebut, serta menangani bantuan dan perawatan lanjutan bagi korban kecelakaan dan keluarga mereka dengan baik.

Departemen terkait juga mengimbau masyarakat untuk secara sadar mematuhi peraturan lalu lintas dan mengembangkan kebiasaan mengemudi yang baik, termasuk memakai helm, mengenakan sabuk pengaman, tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol, tidak ngebut, dan mempraktikkan mengemudi yang santun, untuk bersama-sama mengurangi jumlah korban dan kerugian sosial yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, Kedutaan Besar Tiongkok di Thailand baru-baru ini telah mengeluarkan tips perjalanan untuk periode Festival Songkran bagi mereka yang berkunjung ke Thailand.

Persiapkan secara matang sebelum perjalanan. Sebelum berangkat, pastikan paspor Anda masih berlaku lebih dari enam bulan dan tidak menunjukkan kerusakan signifikan. Siapkan konfirmasi reservasi hotel di Thailand, tiket pesawat pulang, dan uang tunai untuk kemungkinan pemeriksaan. Isi kartu kedatangan dengan jujur saat masuk dan bekerja sama dengan pemeriksaan bea cukai. Jika membawa drone, laporkan ke pemerintah Thailand terlebih dahulu. Jangan membawa atau menggunakan rokok elektrik dan produk terkait. Beli asuransi perjalanan luar negeri terlebih dahulu untuk ketenangan pikiran.

Perhatikan dengan ketat keselamatan lalu lintas. Di Thailand, lalu lintas mengemudi di sisi kiri jalan. Mobil dan sepeda motor berbagi jalan, jadi amati dengan saksama saat menyeberang jalan dan hindari kendaraan yang melaju di sela-sela. Usahakan untuk menghindari penggunaan ojek motor, tuk-tuk, atau mengemudi sendiri. Jika harus mengemudi, pastikan Anda memiliki Surat Izin Mengemudi Internasional (SIM Internasional) yang masih berlaku atau SIM lokal Thailand. Untuk kendaraan sewaan, gunakan perusahaan bereputasi baik dan tandatangani kontrak. Selalu kenakan sabuk pengaman di bus wisata. Jangan mengemudi di bawah pengaruh alkohol, ngebut, atau menumpang kendaraan dengan pengemudi yang mabuk.

Anggap penting keselamatan air. Saat berpartisipasi dalam aktivitas air (seperti snorkeling, berenang, dll.), ikuti dengan ketat panduan profesional, kenakan jaket pelampung terlebih dahulu, biasakan diri dengan penggunaan peralatan dan prosedur darurat, pergi bersama teman, dan bertindak sesuai kemampuan Anda. Dilarang menangkap atau memberi makan biota laut, memetik atau menginjak karang, serta merokok atau membuang puntung rokok, produk plastik, dan sampah lainnya di luar area pantai yang ditentukan. Perhatikan peringatan bendera merah di pantai; dilarang keras masuk ke air saat bendera merah dikibarkan. Jangan masuk ke kolam renang hotel di luar jam operasional. Jaga baik-baik teman lansia dan anak-anak.

Ikuti aktivitas siram air dengan sopan. Saat berpartisipasi dalam perayaan siram air, jangan menyiram air ke kelompok khusus seperti lansia, ibu hamil, bayi, atau petugas polisi yang sedang bertugas, dan jangan menyiram air di luar area yang ditentukan. Menurut peraturan Thailand, dilarang keras menggunakan sumber air yang tidak higienis, air panas, atau es untuk menyiram, dan pistol air bertekanan tinggi tidak boleh digunakan. Lakukan tindakan anti air untuk ponsel dan dokumen Anda. Perhatikan keselamatan pribadi dan properti di tempat ramai dan jaga kewaspadaan. Jaga jalur komunikasi tetap terbuka dengan keluarga dan teman selama perjalanan.

Selain itu, karena suhu di Thailand tinggi selama Festival Songkran, harap lakukan tindakan pencegahan terhadap sengatan panas. Pertimbangkan untuk membawa minuman yang mengandung elektrolit dan tetap terhidrasi. Jika gejala seperti pusing, mual, atau sengatan panas terjadi, segera pindah ke area teduh untuk mendinginkan diri dan cari bantuan medis jika perlu.

Nomor kontak lembaga terkait:

Polisi Thailand: 191

Layanan Darurat Thailand: 1669

Hotline Polisi Wisata Thailand: 1155 (tersedia layanan bahasa Mandarin)

Perlindungan Konsuler Kedutaan Besar Tiongkok di Thailand: 02-245-7010

Perlindungan Konsuler Konsulat Jenderal Tiongkok di Chiang Mai: 081-882-3283

Perlindungan Konsuler Konsulat Jenderal Tiongkok di Songkhla: 081-766-5560

Perlindungan Konsuler Konsulat Jenderal Tiongkok di Khon Kaen

Festival Songkran

Festival Songkran adalah perayaan Tahun Baru tradisional Thailand, yang dirayakan setiap tahun dari tanggal 13 hingga 15 April. Berakar dari tradisi Buddha dan Hindu, festival ini menandai transisi matahari ke zodiak Aries dan secara historis merupakan waktu untuk pembersihan ritual, memberi hormat kepada orang yang lebih tua, dan mengunjungi kuil. Saat ini, festival ini terkenal dengan perang air di seluruh negeri, yang melambangkan penghapusan kesialan dan menyambut tahun baru dengan kemurnian dan kegembiraan.

Kedutaan Besar Tiongkok di Thailand

Kedutaan Besar Tiongkok di Thailand, yang berlokasi di Bangkok, berfungsi sebagai misi diplomatik utama yang mewakili Republik Rakyat Tiongkok di Kerajaan Thailand. Kedutaan ini didirikan menyusul pengakuan diplomatik resmi antara kedua negara pada tahun 1975, menandai tonggak penting dalam hubungan sejarah panjang mereka. Kedutaan memainkan peran penting dalam membina hubungan bilateral, memfasilitasi perdagangan, dan menyediakan layanan konsuler bagi warga negara Tiongkok di Thailand.

Polisi Thailand

Kepolisian Kerajaan Thailand adalah lembaga penegak hukum nasional yang didirikan pada tahun 1860 di bawah Raja Rama IV, yang dimodernisasi dari sistem penegakan hukum lokal yang lebih lama. Lembaga ini beroperasi di bawah Kementerian Dalam Negeri dan bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan keamanan di seluruh kerajaan. Kepolisian ini memiliki sejarah yang kompleks, termasuk periode pengaruh politik yang signifikan, dan terus memainkan peran sentral dalam kehidupan publik dan administrasi Thailand.

Layanan Darurat Thailand

“Layanan Darurat Thailand” mengacu pada sistem tanggap keselamatan publik dan medis yang terkoordinasi di Thailand, yang paling terkenal diwakili oleh **Yayasan Por Tek Tung** dan **Yayasan Ruam Katanyu**. Ini adalah organisasi amal Buddhis bersejarah, yang berasal dari awal abad ke-20, yang menyediakan bantuan medis darurat gratis, penyelamatan kecelakaan, dan bantuan bencana, yang beroperasi bersama dengan layanan resmi pemerintah. Organisasi-organisasi ini sangat tertanam dalam budaya Thailand, didanai oleh sumbangan publik, dan seringkali menjadi responden pertama di lokasi kejadian di seluruh negeri.

Polisi Wisata Thailand

Polisi Wisata adalah divisi khusus dari Kepolisian Kerajaan Thailand, yang didirikan pada tahun 1982 untuk meningkatkan keselamatan dan membantu pengunjung internasional. Mereka menyediakan layanan seperti melaporkan kejahatan, menawarkan saran perjalanan, dan menangani keadaan darurat, beroperasi dari posko ramah wisatawan khusus dan hotline nasional 24 jam (1155). Pembentukan dan kehadiran mereka yang berkelanjutan mencerminkan komitmen Thailand untuk melindungi industri pariwisata vitalnya dan memastikan pengalaman positif bagi para pelancong.

Konsulat Jenderal Tiongkok di Chiang Mai

Konsulat Jenderal Tiongkok di Chiang Mai adalah misi diplomatik yang didirikan untuk melayani warga negara Tiongkok dan mempromosikan hubungan bilateral di Thailand utara. Konsulat ini secara resmi dibuka pada tahun 2015, mencerminkan pertumbuhan hubungan ekonomi, budaya, dan pariwisata antara Tiongkok dan wilayah Chiang Mai. Konsulat memfasilitasi layanan seperti pemrosesan visa dan membantu dalam membina kerja sama antara kedua wilayah.

Konsulat Jenderal Tiongkok di Songkhla

Konsulat Jenderal Tiongkok di Songkhla, Thailand, awalnya didirikan pada tahun 1934, menjadikannya salah satu misi diplomatik Tiongkok paling awal di Asia Tenggara. Konsulat ini ditutup pada tahun 1946 tetapi dibuka kembali pada tahun 1994, mencerminkan hubungan diplomatik yang abadi dan terus berkembang antara Tiongkok dan Thailand. Saat ini, konsulat berfungsi sebagai pusat diplomatik utama untuk Thailand selatan, memfasilitasi layanan konsuler dan mempromosikan pertukaran bilateral.

Konsulat Jenderal Tiongkok di Khon Kaen

Konsulat Jenderal Tiongkok di Khon Kaen, Thailand, secara resmi dibuka pada tahun 2012, mencerminkan semakin dalamnya hubungan ekonomi dan budaya antara Tiongkok dan wilayah timur laut Isan yang berkembang pesat. Konsulat ini berfungsi sebagai misi diplomatik untuk memfasilitasi layanan konsuler, mempromosikan perdagangan bilateral, dan memperkuat pertukaran antar masyarakat. Pendiriannya menggarisbawahi keterlibatan strategis Tiongkok dengan wilayah utama Thailand yang dikenal dengan komunitas etnis Tionghoa yang signifikan dan hubungan infrastruktur yang terus berkembang.