Situs Sanxingdui dan Jinsha adalah perwakilan penting dari peradaban Shu kuno, yang memiliki makna sejarah dan budaya yang mendalam. Untuk lebih mempromosikan dan merayakan budaya Shu kuno, mengintegrasikan sumber daya sejarah, dan meningkatkan pengalaman pengunjung, Museum Sanxingdui dan Museum Situs Jinsha Chengdu akan meluncurkan program tiket terpadu mulai 15 Agustus hingga 15 Oktober.
Tiket terpadu ini dihargai 138 yuan, dengan batas harian 1.000 tiket. Sistem reservasi nama asli akan diterapkan, dengan tiket dirilis 5 hari sebelumnya (pukul 20:00 setiap hari). Pengunjung harus memesan terlebih dahulu melalui akun WeChat resmi Museum Sanxingdui di bagian “Kunjungan—Tiket Terpadu Sanxingdui-Jinsha” atau akun WeChat resmi Museum Situs Jinsha Chengdu di bagian “Pemesanan—Tiket Terpadu Sanxingdui-Jinsha.” Masuk hanya diizinkan pada tanggal yang telah dipesan.
Setiap ID hanya dapat memesan satu tiket terpadu per hari kunjungan. Tiket berlaku selama 2 hari mulai dari tanggal yang dipesan (misalnya, tiket yang dipesan untuk 15 Agustus berlaku pada tanggal 15 dan 16). Pengunjung dapat memilih satu hari dalam periode berlaku untuk mengunjungi masing-masing museum—Museum Sanxingdui dan Museum Situs Jinsha Chengdu—dengan satu kali masuk per museum. ID asli yang digunakan untuk pemesanan harus ditunjukkan di pos pemeriksaan kedua museum untuk verifikasi sebelum masuk.
Jam buka Museum Sanxingdui: 08:30–18:00 (masuk terakhir pukul 17:00). Perpanjangan jam buka (kecuali Aula Konservasi) berlaku pada bulan Juli, Agustus, dan selama liburan Hari Nasional: 08:30–20:00 (masuk terakhir pukul 18:00).
Jam buka Museum Situs Jinsha Chengdu: 09:00–18:00 (masuk terakhir pukul 17:00).
Sanxingdui
Sanxingdui adalah situs arkeologi kuno yang terletak di Provinsi Sichuan, Tiongkok, berasal dari lebih dari 3.000 tahun yang lalu pada masa Kerajaan Shu. Ditemukan pada tahun 1929 dan digali secara ekstensif pada 1980-an, situs ini mengungkap budaya Zaman Perunggu yang sebelumnya tidak dikenal dengan artefak mencolok, termasuk topeng emas dan patung perunggu besar. Situs ini telah membentuk ulang pemahaman tentang peradaban Tiongkok awal, menunjukkan seni dan teknologi canggih yang berbeda dari Dinasti Shang yang sezaman.
Jinsha
Jinsha adalah situs arkeologi di Chengdu, Tiongkok, yang ditemukan pada tahun 2001, berasal dari zaman Dinasti Shang dan Zhou (sekitar 1200–650 SM). Situs ini diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Shu kuno, menampilkan artefak seperti topeng emas, patung perunggu, dan barang-barang giok yang menyoroti budaya yang berbeda. Situs ini memberikan wawasan berharga tentang peradaban awal Tiongkok dan kini menjadi bagian dari Museum Situs Jinsha, yang melestarikan signifikansi sejarahnya.
Museum Sanxingdui
Museum Sanxingdui, terletak di Guanghan, Provinsi Sichuan, Tiongkok, memamerkan artefak dari peradaban Sanxingdui kuno, yang berasal dari lebih dari 3.000 tahun yang lalu pada Zaman Perunggu. Ditemukan pada tahun 1986, situs ini mengungkap topeng emas yang menakjubkan, patung perunggu, dan artefak giok, menawarkan wawasan tentang budaya yang sebelumnya tidak dikenal dan berbeda dari peradaban Sungai Kuning. Museum ini menyoroti seni canggih dan asal-usul misterius dari peradaban yang hilang ini, membentuk ulang pemahaman tentang sejarah Tiongkok awal.
Museum Situs Jinsha Chengdu
Museum Situs Jinsha Chengdu adalah museum arkeologi di Sichuan, Tiongkok, yang dibangun di atas reruntuhan peradaban Jinsha kuno yang berasal dari lebih dari 3.000 tahun yang lalu pada zaman Dinasti Shang dan Zhou. Ditemukan pada tahun 2001, situs ini menampilkan peninggalan seperti topeng emas, artefak giok, dan ukiran gading, yang mencerminkan budaya maju Kerajaan Shu. Museum ini melestarikan dan memamerkan temuan-temuan tersebut, menawarkan wawasan tentang sejarah Zaman Perunggu awal Tiongkok.