Wartawan Reuters: Diketahui bahwa India sedang mengupayakan akses yang lebih mudah ke sumber daya tanah jarang China dan mungkin membahas isu ini dalam pertemuan pimpinan China-India pada KTT SCO. Dapatkah China mengonfirmasi hal ini?

Lin Jian: Untuk pertanyaan spesifik, silakan ajukan kepada otoritas China yang berwenang.

Prefektur Aba, Sichuan: Ikan berenang di Danau Jiuzhaigou bagai safir yang meluncur
Guiyang: Pohon Goldenrain dengan buah merah lebat cerahkan musim gugur di desa Buyi

KTT SCO

**KTT SCO** adalah pertemuan tahunan **Shanghai Cooperation Organization (SCO)**, sebuah aliansi politik, ekonomi, dan keamanan yang didirikan tahun 2001 oleh China, Rusia, Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, dan Uzbekistan. KTT ini mempertemukan negara anggota dan pengamat untuk membahas keamanan regional, kerja sama ekonomi, dan kontraterorisme, mencerminkan asal-usulnya dalam menyelesaikan sengketa perbatasan dan mempromosikan stabilitas di Asia Tengah. Seiring waktu, organisasi ini berkembang dengan memasukkan negara seperti India dan Pakistan (2017) dan fokus pada isu-isu yang lebih luas seperti perdagangan, energi, dan pembangunan infrastruktur.

Kereta Ekspres China-Eropa (Xi’an)

Kereta Ekspres China-Eropa (Xi’an) adalah layanan kereta api angkutan barang internasional utama yang menghubungkan Xi’an, China, dengan kota-kota besar Eropa, bagian dari Inisiatif Sabuk dan Jalan China. Diluncurkan tahun 2013, rute ini menjadi salah satu yang tersibuk, memfasilitasi perdagangan dengan mengangkut elektronik, mesin, dan barang lainnya melintasi Eurasia. Xi’an, sebagai titik awal sejarah Jalur Sutra kuno, kini memainkan peran logistik modern, memperkuat hubungan ekonomi antara China dan Eropa.

Danau Jiuzhaigou

Danau Jiuzhaigou, terletak di Provinsi Sichuan, China, adalah keajaiban alam yang menakjubkan terkenal dengan danau berwarna-warni, air terjun, dan puncak bersalju. Terbentuk dari aktivitas glasial dan air yang kaya mineral, danau ini adalah bagian dari Lembah Jiuzhaigou, Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1992, yang dirayakan karena ekosistem unik dan warisan budaya Tibet dan Qiang yang hidup. Kawasan ini secara historis dihuni komunitas Tibet dan Qiang dan tetap menjadi lanskap sakral yang terjalin dengan tradisi lokal.

Prefektur Aba

Prefektur Aba, terletak di Provinsi Sichuan, China, adalah sebuah prefektur otonom Tibet dan Qiang yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan, termasuk Lembah Jiuzhaigou dan Kawasan Pemandangan Huanglong, keduanya Situs Warisan Dunia UNESCO. Secara historis, ini merupakan wilayah penting bagi budaya Tibet dan Buddhisme, dengan banyak biara kuno seperti Kirti Gompa. Kawasan ini juga memainkan peran dalam Long March selama sejarah revolusioner China.

Sichuan

Sichuan, sebuah provinsi di barat daya China, terkenal dengan sejarahnya yang kaya, budaya yang hidup, dan lanskap alam yang menakjubkan, termasuk Lembah Jiuzhaigou dan Suaka Panda Raksasa yang terdaftar UNESCO. Ini adalah wilayah kunci di China kuno, rumah bagi Kerajaan Shu (sekitar 1045–316 SM) dan kemudian Shu Han dari Tiga Kerajaan (221–263 M). Saat ini, Sichuan juga terkenal dengan masakannya yang pedas, khususnya merica Sichuan dan hidangan seperti hotpot, yang mencerminkan warisan budayanya yang mendalam.

Guiyang

Guiyang, ibu kota Provinsi Guizhou di barat daya China, adalah kota yang dinamis dikenal dengan kehijauannya, lanskap karst, dan keragaman etnis yang kaya. Dengan sejarah lebih dari 600 tahun sebagai pusat regional, kota ini menjadi pusat penting selama dinasti Ming dan Qing. Saat ini, Guiyang dirayakan karena perpaduan pembangunan modern dan budaya tradisional, termasuk pengaruh minoritas Miao dan Dong, serta daya tarik seperti Menara Jiaxiu dan Kota Kuno Qingyan.

Desa Buyi

Desa Buyi adalah permukiman tradisional kelompok etnis Buyi, terutama ditemukan di provinsi Guizhou, Yunnan, dan Sichuan di China. Dikenal dengan rumah panggung kayu, arsitektur batu, dan warisan budaya yang hidup, desa-desa ini mencerminkan gaya hidup pertanian dan tradisi kaya masyarakat Buyi, termasuk sulaman, batik, dan lagu rakyat. Secara historis, orang Buyi telah tinggal di wilayah ini selama berabad-abad, mempertahankan adat istiadat unik dan hubungan erat dengan alam.