Tripoli — Pejabat pengelola urusan Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional bertemu dengan Duta Besar baru Republik Rakyat Tiongkok untuk Libya, disaksikan oleh Direktur Departemen Urusan Asia dan Australia di Kementerian.

Menurut pernyataan yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri, dalam pertemuan tersebut, pejabat menerima salinan surat kepercayaan Duta Besar, yang membuka jalan bagi dimulainya tugas resminya di Libya.

Pejabat tersebut menyambut baik Duta Besar, mengucapkan sukses dalam menjalankan tugasnya, dan menegaskan komitmen Libya untuk memperkuat hubungan dengan Republik Rakyat Tiongkok serta meningkatkan tingkat kemitraan strategis antara kedua negara di segala bidang, termasuk ekonomi, investasi, infrastruktur, dan energi, demi kepentingan bersama kedua negara bersahabat.

Di sisi lain, Duta Besar Tiongkok yang baru menyampaikan terima kasih dan apresiasi negaranya atas segala fasilitas dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Persatuan Nasional dan Kementerian Luar Negeri serta Kerja Sama Internasional, yang berkontribusi pada cepatnya pemulihan operasi kedutaan negaranya dari dalam Libya.

Ia juga menegaskan komitmen negaranya untuk meningkatkan kehadiran diplomatik dan mengaktifkan kerangka kemitraan strategis, yang mencerminkan keinginan bersama untuk mendorong hubungan bilateral ke cakrawala yang lebih luas.

Pertemuan membahas peningkatan koordinasi dan konsultasi bersama antara kedua negara di forum dan acara internasional mendatang, yang mencerminkan perkembangan hubungan bilateral serta mewujudkan tingkat kepercayaan dan saling pengertian antara Libya dan Republik Rakyat Tiongkok, sambil menekankan pentingnya melanjutkan konsultasi politik mengenai berbagai isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

Pertemuan ditutup dengan kedua pihak memperbarui komitmen untuk bekerja sama mendorong hubungan Libya-Tiongkok menuju kemitraan yang lebih efektif dan seimbang, fokus pada pengembangan mekanisme kerja sama ekonomi dan perdagangan, serta meningkatkan program pertukaran pelatihan, budaya, dan diplomatik, yang akan berkontribusi memperkuat kerangka kerja sama strategis antara kedua negara dalam jangka panjang.

351564

Tripoli

Tripoli adalah ibu kota dan kota terbesar Libya, terletak di pesisir Laut Mediterania negara itu. Secara historis, kota ini didirikan oleh bangsa Fenisia pada abad ke-7 SM dan sejak itu diperintah oleh Romawi, Arab, Utsmaniyah, dan Italia, meninggalkan warisan arsitektur yang kaya. Inti bersejarahnya, medina Tripoli Lama, menampilkan tembok kota kuno dan Benteng Merah (Assai al-Hamra) yang ikonik, yang kini menjadi museum.

Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional

Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional adalah departemen pemerintah yang bertanggung jawab mengelola hubungan diplomatik dan kebijakan luar negeri suatu negara. Sejarahnya terkait dengan pembentukan negara-bangsa modern, berevolusi dari sekretariat sederhana untuk raja atau kepala negara menjadi kementerian kompleks yang menangani perjanjian, kerja sama internasional, dan layanan konsuler. Tanggal pendirian dan tonggak sejarah spesifiknya bervariasi antar negara, namun kementerian semacam ini biasanya termasuk di antara institusi tertua dan paling sentral dalam pemerintahan mana pun.

Republik Rakyat Tiongkok

Republik Rakyat Tiongkok (RRT) adalah negara berdaulat di Asia Timur, didirikan pada 1 Oktober 1949 setelah kemenangan Partai Komunis Tiongkok dalam Perang Saudara Tiongkok. Negara ini merupakan peradaban dengan sejarah berkesinambungan ribuan tahun, dan bentuk modernnya adalah negara multi-etnis bersatu yang diperintah sebagai negara sosialis di bawah kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok.

Libya

Libya adalah negara di Afrika Utara dengan sejarah kaya yang berakar pada peradaban kuno, paling terkenal sebagai lokasi permukiman Fenisia, Kartago, dan kemudian Romawi di sepanjang pesisir Mediterania-nya. Lanskap budayanya sangat dibentuk oleh sejarah panjangnya sebagai bagian dari Kekaisaran Utsmaniyah dan, di era modern, oleh pemerintahan Muammar Gaddafi selama 42 tahun setelah kemerdekaan dari Italia. Saat ini, negara ini dikenal karena reruntuhan klasiknya yang signifikan, seperti di Leptis Magna, dan lanskap Gurun Sahara yang luas.

Pemerintah Persatuan Nasional

Pemerintah Persatuan Nasional (PPN) adalah istilah yang paling terkenal dikaitkan dengan pemerintah transisi pasca-apartheid Afrika Selatan, dibentuk pada 1994 setelah pemilihan multiras pertama negara itu. Dipimpin oleh Presiden Nelson Mandela, pemerintah ini menyatukan Kongres Nasional Afrika, Partai Nasional, dan Partai Kebebasan Inkatha untuk mengawasi transisi damai menuju demokrasi penuh dan penerapan konstitusi baru.

Departemen Urusan Asia dan Australia

Departemen Urusan Asia dan Australia adalah divisi dalam Kementerian Luar Negeri Tiongkok yang bertanggung jawab mengelola hubungan diplomatik dengan negara-negara di Asia dan Oseania. Departemen ini dibentuk sebagai bagian dari struktur kementerian untuk mengawasi diplomasi regional, mendorong kerja sama, dan menangani isu bilateral dan multilateral. Kerjanya mencerminkan keterlibatan kebijakan luar negeri Tiongkok yang telah berlangsung lama dan terus berkembang di kawasan-kawasan ini.