Pertama, mari bandingkan mural dari kedua toko dengan mengunjungi “GOKURAKU” di Hakuraku.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, kedai kopi jazz Chigusa di Noge sedang dibongkar untuk dibuka kembali dengan renovasi, sehingga dinding luarnya sudah tidak bisa dilihat lagi.

Oleh karena itu, saya memutuskan untuk meliput toko rekaman “GOKURAKU” di Hakuraku, yang muralnya masih ada.

Toko tersebut terletak tepat di luar pintu keluar barat Stasiun Hakuraku di Jalur Tokyu Toyoko.

Persimpangan lama Jalan Tol Tsurumai di depannya.

<img alt="" src="https

Tentang: GOKURAKU

Gokuraku, yang diterjemahkan sebagai “surga” dalam bahasa Jepang, sering merujuk pada konsep alam surgawi dalam kepercayaan Buddha. Digambarkan sebagai tempat kebahagiaan dan kedamaian, bebas dari penderitaan duniawi dan dipenuhi dengan kebahagiaan. Gagasan tentang Gokuraku sangat penting dalam berbagai aliran Buddhisme, termasuk Buddhisme Tanah Murni, di mana hal ini menjadi inti dari fokus iman pada keselamatan dan pencerahan melalui anugerah Buddha Amitabha.

Tentang: Chigusa

Chigusa adalah sebuah guci teh Jepang bersejarah, awalnya digunakan di Tiongkok untuk menyimpan daun teh sebelum menjadi sangat dihargai dalam budaya teh Jepang pada abad ke-16. Wadah ini, terkenal karena ukurannya yang besar dan penampilannya yang khas dengan lapisan kaca cokelat dan hijau zaitun, menjadi objek apresiasi individual di kalangan praktisi teh Jepang. Selama berabad-abad, Chigusa telah dikagumi, diberi nama, dan didokumentasikan dengan cermat, mewujudkan nilai estetika dan filosofis yang mendalam yang diberikan pada peralatan upacara minum teh di Jepang.