Seorang profesor menjelaskan tampilan kerangka lengkap Naga Mukawa, yang baru dipamerkan di Museum Universitas Hokkaido.

Museum Universitas Hokkaido telah dibuka kembali setelah renovasi untuk memperingati ulang tahun ke-150 universitas tersebut. Untuk pertama kalinya di fasilitas universitas, kerangka lengkap dinosaurus terbesar di Jepang, “Kamuysaurus japonicus” (yang dikenal sebagai Naga Mukawa), dipamerkan.

Museum Universitas Hokkaido

Museum Universitas Hokkaido, yang terletak di Sapporo, Jepang, adalah museum resmi Universitas Hokkaido, yang didirikan pada tahun 1876 sebagai Sekolah Tinggi Pertanian Sapporo. Bertempat di gedung bersejarah dari tahun 1929, koleksi dan pamerannya berfokus pada sejarah alam, budaya asli Ainu, dan penelitian ilmiah perintis di Hokkaido dan wilayah utara yang lebih luas.

Naga Mukawa

“Naga Mukawa” merujuk pada sisa-sisa fosil dinosaurus hadrosaurid yang ditemukan di kota Mukawa, Hokkaido, Jepang. Fosil ini adalah kerangka yang hampir lengkap dan terawetkan dengan sangat baik, yang kemudian diberi nama ilmiah *Kamuysaurus japonicus*. Temuan ini penting secara historis sebagai salah satu kerangka dinosaurus terbesar dan paling lengkap yang pernah digali di Jepang, memberikan wawasan penting tentang ekosistem dinosaurus di Asia Timur kuno.

Kamuysaurus japonicus

Kamuysaurus japonicus adalah spesies dinosaurus herbivora, yang fosilnya ditemukan di Hokkaido, Jepang. Hewan ini adalah jenis hadrosaurid, atau dinosaurus “berparuh bebek”, yang hidup sekitar 72 juta tahun yang lalu selama periode Kapur Akhir. Kerangka yang hampir lengkap ini penting untuk memberikan wawasan tentang evolusi dinosaurus dan ekosistem kuno Jepang.

Museum Universitas Hokkaido

Museum Universitas Hokkaido, yang terletak di Sapporo, Jepang, adalah museum resmi Universitas Hokkaido, yang didirikan pada tahun 1876 sebagai Sekolah Tinggi Pertanian Sapporo. Bertempat di gedung bersejarah dari tahun 1929, koleksi dan pamerannya berfokus pada sejarah alam, budaya asli Ainu, dan penelitian ilmiah perintis di Hokkaido dan wilayah utara yang lebih luas.

Naga Mukawa

“Naga Mukawa” merujuk pada penemuan arkeologis yang signifikan di kota Mukawa, Hokkaido, Jepang. Ini adalah julukan yang diberikan kepada fosil kerangka hampir lengkap dari *Kamuysaurus japonicus*, sejenis dinosaurus berparuh bebek yang hidup sekitar 72 juta tahun yang lalu. Ditemukan pada tahun 2013, fosil ini adalah kerangka dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Jepang dan memberikan wawasan penting tentang ekosistem Asia Timur kuno.

Kamuysaurus japonicus

Kamuysaurus japonicus bukanlah situs budaya, melainkan spesies dinosaurus herbivora yang ditemukan di Jepang. Fosilnya, termasuk kerangka yang hampir lengkap, digali di Hokkaido dan dideskripsikan secara resmi pada tahun 2019. Penemuan ini signifikan secara historis sebagai salah satu kerangka dinosaurus paling lengkap yang pernah ditemukan di Jepang, memberikan wawasan tentang ekosistem prasejarah di wilayah tersebut.

Museum Universitas Hokkaido

Museum Universitas Hokkaido, yang terletak di Sapporo, adalah lembaga pusat universitas untuk melestarikan dan memamerkan koleksi akademiknya yang luas, yang mulai terkumpul sejak pendirian universitas pada tahun 1876. Bertempat di gedung bersejarah dari tahun 1929, museum ini memamerkan lebih dari 4 juta spesimen dan artefak yang terkait dengan sejarah alam, budaya, dan ilmu pengetahuan perintis Hokkaido dan wilayah utara. Museum ini berfungsi sebagai sumber daya publik utama untuk memahami lingkungan unik pulau tersebut dan peran universitas dalam perkembangan modernnya.

Naga Mukawa

“Naga Mukawa” merujuk pada fosil dinosaurus hadrosaurid periode Kapur yang ditemukan di kota Mukawa, Hokkaido, Jepang, pada tahun 2017. Fosil ini adalah kerangka dinosaurus paling lengkap yang pernah ditemukan di Jepang dan diberi julukan “Mukawa Ryu” (Naga Mukawa) oleh penduduk setempat. Fosil yang terawetkan dengan sangat baik ini, secara ilmiah dinamai *Kamuysaurus japonicus* pada tahun 2019, memberikan wawasan signifikan tentang evolusi dan migrasi dinosaurus di Asia Timur.

Kamuysaurus japonicus

Kamuysaurus japonicus bukanlah situs budaya, melainkan spesies dinosaurus herbivora yang fosilnya ditemukan di Jepang. Hewan ini adalah jenis hadrosaur, atau dinosaurus “berparuh bebek”, yang hidup sekitar 72 juta tahun yang lalu selama periode Kapur Akhir. Kerangka yang hampir lengkap, ditemukan di Hokkaido pada tahun 2013, diberi nama ilmiah resminya pada tahun 2019, menjadikannya penemuan paleontologi yang signifikan bagi Jepang.

Sekolah Tinggi Pertanian Sapporo

Sekolah Tinggi Pertanian Sapporo didirikan pada tahun 1876 di Hokkaido, Jepang, sebagai lembaga pendidikan tinggi pertama di negara itu yang didedikasikan untuk ilmu pengetahuan dan pengembangan pertanian modern. Didirikan di bawah bimbingan pendidik Amerika William S. Clark, kurikulum perintisnya dan moto terkenalnya, “Boys, be ambitious!”, sangat berperan dalam melatih para pemimpin untuk mengolah perbatasan utara Jepang. Sekolah ini kemudian berkembang menjadi Universitas Hokkaido yang bergengsi.