Permen manis Jepang yang sangat dicintai dari toko tradisional Sapporo.
Sebuah iklan tentang kedatangan teh baru menarik perhatian saya. Yang benar-benar meningkatkan kesegaran rasa teh adalah, tentu saja, manisan tradisional Jepang. Dengan wagashi yang memukau secara visual seperti hidangan penutup jelly, manju, daifuku, dan monaka, manisan ini memanjakan mata dan lidah kita saat mencari “waktu minum teh yang sempurna”. Saya mencari barang-barang indah di toko manisan Jepang yang sudah lama berdiri di Sapporo.
Daifuku yang sering habis sebelum tengah hari (masing-masing 160 yen)
[Distrik Utara] Hanya 2 menit berjalan kaki dari Stasiun Kita 24-Jo di Jalur Metro Namboku. Tepat setelah buka, pelanggan berdatangan untuk membeli daifuku dan dango segar buatan sendiri di “Mochi Ichiriki”, yang didirikan pada tahun 1956.
Selanjutnya, saya akan memperkenalkan daifuku dan dango, monaka kacang yang populer di seluruh negeri, dan sebuah toko manisan Jepang yang didirikan pada tahun 1910, sekarang dikelola oleh generasi kelima.
Bagian depan toko menghadap Nishi 5-chome, Jalan Tarukawa
…
Tentang: Stasiun Kita 24-Jo
Stasiun Kita 24-Jo adalah stasiun kereta bawah tanah yang terletak di Kita-ku, Sapporo, Hokkaido, Jepang. Stasiun ini merupakan bagian dari Jalur Namboku yang dioperasikan oleh Sapporo Municipal Subway. Dibuka pada 16 Desember 1971, stasiun ini berfungsi sebagai penghubung transportasi penting untuk kawasan pemukiman dan komersial di sekitarnya, memfasilitasi akses ke pusat kota Sapporo.
Tentang: Jalur Metro Namboku
Jalur Metro Namboku adalah jalur transportasi utama di Tokyo, Jepang, yang dioperasikan oleh Tokyo Metro. Dibuka secara bertahap antara tahun 1991 dan 2000, jalur ini membentang sepanjang 21,3 kilometer dari Stasiun Meguro di selatan hingga Stasiun Akabane-Iwabuchi di utara, menghubungkan berbagai distrik di Tokyo. Jalur ini dikenal dengan teknologi canggihnya, termasuk pengoperasian kereta otomatis dan pintu peron untuk keamanan yang lebih baik.
Tentang: Mochi Ichiriki
“Mochi Ichiriki” adalah toko mochi tradisional Jepang yang terletak di Kyoto, dikenal karena sejarahnya yang kaya dan kaitannya dengan budaya lokal. Didirikan pada abad ke-17, toko ini telah menyajikan berbagai macam mochi (kue beras), yang merupakan bagian integral dari masakan dan perayaan Jepang. Toko ini dikenal karena mempertahankan cita rasa otentik dan teknik pembuatan mochi, menjadikannya destinasi populer bagi penduduk lokal dan turis yang ingin merasakan warisan kuliner Kyoto.