Kami telah menerima informasi tentang acara mendatang di Osaka!

Osaka Emotion Line - Pameran Shigehiro Sasaki

Pada hari Rabu, 23 Juli hingga Minggu, 27 Juli 2025, akan diadakan pameran foto di ‘Galeri Aby’ di Minami-Senba 2-chome, Chuo-ku, Osaka.

Pameran ini akan menampilkan lebih dari 100 foto Osaka Loop Line yang diambil oleh Shigehiro Sasaki antara tahun 2018 dan 2025.

‘Pameran Foto Shigehiro Sasaki: Osaka Emotion Line’

Tanggal dan Waktu:
23 Juli (Rab) – 27 Juli (Min), 2025
12:00-19:00 (tutup pukul 18:00 di hari terakhir)

Foto-foto tersebut menawarkan kesempatan luar biasa untuk menikmati pemandangan indah di sepanjang Osaka Loop Line.

Mengapa tidak mengunjungi pameran foto ini jika Anda memiliki kesempatan?

Osaka Emotion Line

Osaka Emotion Line adalah perjalanan perahu wisata di sepanjang Sungai Okawa di Osaka, Jepang, yang menawarkan pemandangan indah cakrawala kota dan landmark seperti Kastil Osaka. Diperkenalkan pada awal tahun 2000-an, kapal pesiar ini menggabungkan pariwisata modern dengan hubungan historis Osaka terhadap transportasi sungai, yang sangat penting bagi perdagangan selama periode Edo. Perjalanan yang santai ini sangat populer di malam hari, ketika lampu kota memantul di atas air.

Galeri Aby

Galeri Aby adalah ruang seni kontemporer yang terletak di Montreal, Kanada, yang dikenal memamerkan karya seniman baru dan mapan. Didirikan pada tahun 2015, galeri ini berfokus pada karya-karya inovatif dan eksperimental dalam berbagai media, seperti lukisan, patung, dan seni digital. Galeri ini memainkan peran kunci dalam dunia seni Montreal yang semarak dengan mendorong dialog kreatif dan mendukung bakat lokal.

Osaka Loop Line

Osaka Loop Line, secara resmi dikenal sebagai Osaka Kanjō Line, adalah jalur kereta api utama yang dioperasikan oleh JR West yang mengelilingi pusat kota Osaka, menghubungkan distrik-distrik penting seperti Stasiun Osaka, Tennōji, dan Kyōbashi. Dibuka secara bertahap antara tahun 1961 dan 1964, jalur ini dirancang untuk meningkatkan transportasi perkotaan dan terintegrasi dengan jalur lain, memfasilitasi akses ke kawasan komersial, bisnis, dan budaya. Hingga saat ini, jalur ini tetap menjadi arteri transportasi vital, sering dibandingkan dengan jalur Yamanote Tokyo karena perannya dalam transportasi sehari-hari dan pariwisata.