Sebuah foto yang diambil di Kota Nagoya pada tahun 1948. Gedung yang menghitam di tengah masih berdiri di Nagoya hingga hari ini. Mengungkap kisah di balik foto tunggal ini mengungkap baik luka maupun pemulihan Nagoya.

Pertama-tama, kami bertanya kepada orang-orang di jalan apakah mereka mengenali gedung dalam foto tersebut.

(Orang di jalan)
“Saya tidak terlalu yakin.”
“Apakah itu Kantor Prefektur atau semacamnya di sekitar sana?”
“Itu terlihat seperti Balai Kota.”
“Sesuatu yang terkait dengan kantor pemerintah?”

Apakah gedung dalam foto itu Balai Kota Nagoya…

(Penyiar)
“Terlihat mirip, bukan? Bentuknya hampir identik—tembok, jendela, bentuk keseluruhannya.”

Kota Nagoya

Kota Nagoya adalah sebuah metropolis utama di Jepang tengah, didirikan pada 1610 ketika Tokugawa Ieyasu memerintahkan pembangunan Kastil Nagoya. Kota ini berkembang menjadi kota kastil yang kuat dan kemudian menjadi pusat industri vital, khususnya untuk manufaktur otomotif dan penerbangan. Saat ini, kota ini dikenal untuk industri manufaktur modernnya dan sebagai rumah bagi Kastil Nagoya yang dibangun kembali.

Kantor Prefektur

Kantor Prefektur adalah markas administratif dari sebuah prefektur di Jepang, berfungsi sebagai pusat pemerintahan daerah. Secara historis, banyak bangunan ini, seperti Kantor Prefektur Nagasaki ikonik yang dibangun pada era Meiji, dibangun dengan gaya arsitektur Barat selama periode modernisasi Jepang. Mereka berfungsi sebagai simbol pemerintahan daerah dan administrasi sipil.

Balai Kota

Balai Kota adalah pusat administratif sebuah kota, yang menampung kantor walikota dan pejabat pemerintah kota lainnya. Secara historis, bangunan-bangunan ini sering dibangun sebagai pernyataan arsitektur megah untuk mencerminkan kebanggaan sipil dan pentingnya pemerintahan lokal.

Balai Kota Nagoya

Balai Kota Nagoya adalah pusat administratif Nagoya, Jepang, dibangun pada tahun 1933. Bangunan ini adalah contoh terkenal dari arsitektur Gaya Mahkota Kekaisaran pra-perang, yang memadukan elemen desain Barat dan tradisional Jepang. Bangunan ini terus berfungsi sebagai markas untuk operasi pemerintah kota.