Perubahan kecil di dapur dapat berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi. Ini adalah pesan kunci yang disampaikan dalam acara “Electrifying Lifestyle Vaganza”, yang diselenggarakan bekerja sama dengan organisasi perempuan di provinsi Banten.

Melalui lomba memasak berbahan dasar jagung yang diadakan di Banten, para peserta mengenal kompor induksi sebagai alternatif yang bersih, hemat, dan aman dibandingkan kompor gas konvensional.

Seorang peserta berbagi pengalamannya, menekankan bahwa memasak dengan induksi lebih cepat dan menjaga dapur tetap lebih bersih.

“Secara pribadi, saya merasa memasak dengan induksi lebih cepat, aman, dan efisien. Dapur tetap bersih dan nyaman. Ini adalah pilihan cerdas bagi keluarga di Banten: energi bersih, hemat, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Pembicara lainnya menekankan bahwa perubahan gaya hidup harus dimulai dari rumah, dengan perempuan memainkan peran penting dalam transisi menuju energi bersih.

“Kami percaya bahwa perempuan adalah agen perubahan. Dari dapur, kita dapat mengadopsi energi bersih dan gaya hidup hemat. Melalui acara ini, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak keluarga di Banten untuk mengadopsi gaya hidup elektrifikasi, bukan hanya demi kenyamanan, tetapi untuk masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar dapur, acara ini juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan dan pencegahan malnutrisi pada anak, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Partisipasi para hadirin juga menunjukkan dukungan terhadap misi Emisi Nol Bersih pada tahun 2060.

Seorang pejabat setempat memuji inisiatif ini, dengan menyatakan bahwa hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempromosikan penggunaan energi ramah lingkungan di masyarakat.