Studi Baru Mengungkap Manfaat Sinar Matahari Pagi

Sebuah penelitian ilmiah terbaru menunjukkan bahwa paparan cahaya alami di pagi hari memberikan keuntungan kesehatan yang signifikan. Riset ini mengindikasikan bahwa hanya 15-30 menit sinar matahari sesaat setelah bangun tidur dapat secara substansial meningkatkan kualitas tidur dan level energi di siang hari.
Studi ini memantau lebih dari 500 partisipan selama enam bulan. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang nyata pada level vitamin D dan penurunan tingkat stres yang dilaporkan di antara mereka yang memasukkan paparan sinar matahari pagi ke dalam rutinitas harian mereka.
“Cahaya alami adalah pengatur paling kuat dari jam internal kita. Studi ini secara kuantitatif mengonfirmasi apa yang telah kami amati secara klinis selama bertahun-tahun.”
Para peneliti juga mencatat perbaikan dalam fokus dan konsentrasi sepanjang hari. Temuan ini menunjukkan bahwa paparan cahaya pagi membantu menyelaraskan ritme sirkadian internal tubuh, yang mengarah pada tidur yang lebih nyenyak di malam hari dan kewaspadaan yang meningkat selama jam bangun.
Rekomendasi Praktis
- Targetkan paparan cahaya luar ruangan 15-30 menit dalam jam pertama setelah bangun
- Tidak perlu paparan sinar matahari langsung; bahkan hari berawan memberikan intensitas cahaya yang cukup
- Gabungkan paparan cahaya dengan gerakan ringan, seperti berjalan kaki atau peregangan
- Hindari kacamata hitam selama rutinitas pagi ini untuk memungkinkan penerimaan spektrum cahaya penuh
Meskipun studi berfokus pada cahaya pagi, para peneliti menekankan bahwa paparan cahaya luar ruangan secara teratur apa pun bermanfaat dibandingkan dengan gaya hidup yang sebagian besar di dalam ruangan.