Syarikat Bangun terpilih kembali sebagai Ketua Pusat Koperasi Unit Desa Sumatera Utara (Puskud) untuk masa jabatan 2025-2029 dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2024 yang digelar di Grand Kanaya Hotel Medan.
RAT 2024 dihadiri oleh seluruh anggota Koperasi Unit Desa (KUD) dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Pemilihan pengurus baru dilakukan setelah peserta menyetujui laporan pertanggungjawaban pengurus Puskud Sumut sebelumnya yang juga dipimpin oleh Syarikat Bangun.
Bersama Syarikat Bangun, Ir Pandapotan Simanjuntak terpilih sebagai Wakil Ketua I, Alamsjah Sihombing sebagai Sekretaris, dan Syarifuddin sebagai Bendahara.
Selain itu, terpilih pula Badan Pengawas Puskud Sumut 2025-2029 yang terdiri dari Ketua Zainuddin Tanjung, Sekretaris Lamhot Ginting, dan seorang anggota.
RAT 2024 Puskud Sumut diawali dengan upacara pembukaan yang mencakup sambutan dari pihak-pihak kunci, seperti Ketua Induk Koperasi Unit Desa (Inkud), Portasius Nggedi, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, Naslindo Sirait, yang secara resmi membuka acara tersebut.
Selama acara, baik Portasius maupun Naslindo menekankan perlunya Puskud Sumut mendorong inovasi bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat, termasuk munculnya pemain baru seperti Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pengurus baru yang terpilih resmi dilantik oleh Ketua Inkud, Portasius Nggedi.
Grand Kanaya Hotel
Grand Kanaya Hotel, yang terletak di Nikko, Jepang, adalah hotel bersejarah bergaya Barat yang didirikan pada tahun 1873, menjadikannya salah satu hotel resor tertua di negara tersebut. Dibangun pada era Meiji untuk menampung tamu asing, hotel ini memadukan keanggunan arsitektur Eropa dengan keramahan Jepang. Hotel ini telah menjadi tuan rumah bagi banyak tokoh penting dan tetap menjadi tempat ikonik yang mencerminkan kekayaan warisan budaya Nikko.
Pusat Koperasi Unit Desa Sumatera Utara (Puskud)
**Pusat Koperasi Unit Desa Sumatera Utara (Puskud)** adalah organisasi koperasi di Indonesia yang mendukung pembangunan ekonomi pedesaan melalui layanan pertanian, bantuan keuangan, dan program pemberdayaan masyarakat. Didirikan sebagai bagian dari gerakan koperasi Indonesia yang lebih luas, Puskud bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup petani lokal melalui sumber daya kolektif dan praktik berkelanjutan. Puskud memainkan peran kunci dalam memperkuat ekonomi pedesaan di Sumatera Utara dengan mendorong pertumbuhan berbasis koperasi dan kemandirian.
Koperasi Unit Desa (KUD)
Koperasi Unit Desa (KUD) didirikan di Indonesia pada masa rezim Orde Baru (1966-1998) untuk mendorong pembangunan pedesaan dan efisiensi pertanian. Koperasi-koperasi ini bertujuan mendukung petani dengan menyediakan akses ke kredit, pasokan, dan pasar, selain berfungsi sebagai alat kontrol pemerintah atas ekonomi pedesaan. Meskipun pengaruhnya telah menurun sejak akhir abad ke-20, beberapa KUD masih beroperasi hingga kini, beradaptasi dengan tantangan ekonomi modern.
Induk Koperasi Unit Desa (Inkud)
**Induk Koperasi Unit Desa (Inkud)** adalah koperasi Indonesia yang didirikan pada tahun 1970-an untuk mendukung pembangunan pedesaan dan pemberdayaan ekonomi. Inkud memainkan peran kunci dalam distribusi input pertanian, penyediaan kredit, dan promosi praktik pertanian kolektif di bawah inisiatif yang didukung pemerintah. Saat ini, Inkud terus mendukung masyarakat lokal melalui program koperasi, meskipun pengaruhnya telah berkembang seiring modernisasi.
Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara
Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara adalah lembaga pemerintah di Indonesia yang mendukung pengembangan koperasi serta usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah tersebut. Didirikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kewirausahaan, dinas ini menyediakan pelatihan, pendanaan, dan bantuan regulasi bagi usaha lokal. Upayanya selaras dengan tujuan Indonesia yang lebih luas untuk memberdayakan ekonomi lokal dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes)
Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) adalah kolektif pertanian bersejarah di Estonia, yang didirikan pada era Soviet untuk mendorong pertanian komunal. Dinamai berdasarkan bangunan simbolisnya yang berwarna merah dan putih, koperasi ini mencerminkan upaya modernisasi sosialis pada pertengahan abad ke-20. Saat ini, koperasi ini menjadi pengingat masa lalu pertanian kolektif Estonia, dengan beberapa bangunan yang dilestarikan untuk tujuan budaya atau pendidikan.