Jakarta –
Presiden menjenguk prajurit dan warga sipil yang menjadi korban kerusuhan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta. Prabowo menyebutkan ada seorang perempuan yang menjadi korban, mengalami paha patah dan motornya dirampas saat sedang dalam perjalanan ke pasar.
Awalnya, Prabowo mengatakan merasa terpanggil untuk mengunjungi para korban. Dia menyebutkan ada 43 orang yang mengalami luka-luka.
“Hari ini saya merasa terpanggil untuk menengok personel kita, polisi kita yang terluka. Sejauh ini yang terluka lebih dari 40, 43 orang yang terluka, sebagian besar sudah pulang, sekarang masih ada 17 di sini,” kata Prabowo di lokasi.
Dari puluhan orang tersebut, ada seorang perempuan yang menjadi korban saat sedang dalam perjalanan berbelanja ke pasar. Paha perempuan itu patah dan motor yang dikendarainya diambil.
“Salah satunya ada ibu-ibu yang mau ke pasar, ibu-ibu mau ke pasar naik motor; pahanya patah dan motornya diambil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan satu korban mengalami cedera kepala serius hingga harus dioperasi. Dia menyebutkan kasus terparah adalah korban yang ginjalnya diinjak-injak hingga rusak.
“Yang lain kena pukul; yang di atas sudah saya jenguk 13. Ada yang parah; satu kepalanya harus diganti dengan titanium karena cedera kepala, yang lain tangannya putus dan sebagainya, alhamdulillah bisa disambung,” jelasnya.
“Saya mau periksa yang paling parah, yang ginjalnya diinjak-injak sampai rusak. Sekarang harus cuci darah. Saya tidak tahu, tapi kalau perlu kita akan atur transportasinya kalau tidak bisa diperbaiki; kerusakan ginjalnya sangat parah,” lanjutnya.
Tonton video “716 Orang Korban Demo di Jakarta, Biaya Pengobatan Ditanggung Pemprov” di sini: