Jakarta Barat lawan bau busuk sampah dengan teknologi B-8
Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), mengintensifkan penggunaan teknologi ramah lingkungan untuk menghilangkan bau tidak sedap di Tempat Penampungan Sementara (TPS) RW 02, Kampung Randu, Duri Kosambi, Cengkareng.
Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan untuk menghilangkan bau menyengat di Tempat Penampungan Sementara (TPS) RW 02, Kampung Randu, Duri Kosambi, Cengkareng.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Jakarta rumit karena, meskipun ada pengumpulan harian, sampah seolah tidak pernah berkurang.
Namun, masyarakat kini sadar dan tahu cara menangani sampah di lingkungan mereka, mulai dari pemilahan, pengurangan, hingga daur ulang.
“Saat ini, kami mengatasi masalah sampah dengan formula atau teknologi ramah lingkungan bernama B-8, cairan disinfektan yang dilaporkan dapat menghilangkan bau menyengat,” ujar Wakil Wali Kota.
Teknologi ini menggunakan cairan disinfektan organik yang mengandung asam laktat, dengan berbagai manfaat, termasuk menekan bau tajam. Wakil Wali Kota berharap disinfektan ini efektif dalam pengelolaan sampah di TPS.
“Setelah diuji, kami akan mengevaluasi hasilnya. Apakah teknologi ini memudahkan pengolahan sampah, membuatnya tetap sama, atau malah mempersulit,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menjelaskan bahwa mereka bekerja sama dengan PMI Jakarta untuk melakukan pengendalian lingkungan melalui bakteri probiotik ramah lingkungan, khususnya B-8.
“Ini adalah salah satu upaya kami untuk mengurangi dampak lingkungan, terutama bau di TPS. Ini juga mengimplementasikan keberhasilan PMI Jakarta Barat, khususnya divisi remajanya, yang meraih juara umum/favorit pada lomba Jumbara tingkat Jakarta tahun 2025,” ujarnya.
Bakteri probiotik diaplikasikan dengan cara disemprotkan di TPS. “Bakteri ini mengandung asam laktat, yang membantu memutus rantai patogen virus/bakteri penyebab bau,” jelasnya.
Teknologi ramah lingkungan ini juga berguna untuk menghilangkan bau dan mengurangi populasi lalat.
“Penyemprotan ini adalah langkah awal menuju kegiatan berkelanjutan di wilayah Jakarta Barat,” tambahnya.
Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat
Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat adalah badan pemerintah daerah yang bertanggung jawab mengelola program lingkungan, penanganan sampah, dan inisiatif ramah lingkungan di Jakarta Barat, Indonesia. Dibentuk untuk mengatasi tantangan lingkungan perkotaan, dinas ini memainkan peran kunci dalam menerapkan kebijakan untuk meningkatkan kualitas udara, sanitasi, dan keberlanjutan di wilayah tersebut. Dinas ini bekerja erat dengan komunitas dan pemangku kepentingan untuk mempromosikan praktik ramah lingkungan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan.
Palang Merah Indonesia (PMI)
Palang Merah Indonesia (PMI) didirikan pada 17 September 1945, tak lama setelah kemerdekaan Indonesia, untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pertolongan bencana. Terinspirasi oleh Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, PMI berfokus pada layanan kesehatan, donor darah, dan tanggap darurat. Diakui secara internasional pada tahun 1950, PMI memainkan peran vital di kepulauan Indonesia yang rawan bencana.
Tempat Penampungan Sementara (TPS) RW 02
Tempat Penampungan Sementara (TPS) RW 02 adalah titik pengumpulan sampah lokal yang umum di lingkungan perumahan Indonesia, dikelola oleh komunitas (RW atau Rukun Warga). Tempat-tempat ini berfungsi sebagai penyimpanan jangka pendek untuk sampah rumah tangga sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang lebih besar atau pusat daur ulang. Meskipun tidak memiliki relevansi sejarah yang signifikan, TPS mencerminkan upaya Indonesia untuk meningkatkan pengelolaan sampah perkotaan di tengah meningkatnya kepedulian lingkungan.
Kampung Randu
Kampung Randu adalah sebuah perkampungan tradisional di Indonesia, yang dikenal akan warisan budaya dan suasana pedesaan yang tenang. Secara historis, daerah ini merupakan komunitas yang berfokus pada pertanian, terutama budidaya pohon kapuk (randu), yang digunakan untuk seratnya yang mirip kapas. Kampung ini menawarkan gambaran kehidupan tradisional Jawa, dengan adat istiadat yang terjaga, kerajinan tangan, dan praktik lokal.
Duri Kosambi
Duri Kosambi adalah situs arkeologi yang terletak di Jakarta Barat, Indonesia, yang dikenal akan sisa-sisa permukiman Hindu-Buddha yang berasal dari abad ke-4 hingga ke-12. Situs ini mencakup artefak kuno, pecahan tembikar, dan reruntuhan struktur, yang mencerminkan hubungan historis wilayah ini dengan kerajaan Tarumanagara dan Sunda. Saat ini, situs ini merupakan warisan budaya penting yang memberikan wawasan tentang peradaban awal Indonesia.
Cengkareng
Cengkareng adalah sebuah kecamatan yang terletak di Jakarta Barat, Indonesia, dikenal dengan lingkungan perkotaannya yang ramai dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pintu gerbang utama negara ini. Secara historis, daerah ini merupakan kawasan pedesaan dengan pertanian dan perikanan sebelum urbanisasi pesat mengubahnya menjadi pusat komersial dan transportasi utama. Saat ini, Cengkareng memadukan infrastruktur modern dengan budaya lokal, menjadi pusat ekonomi dan logistik penting di Jakarta Raya.
Teknologi B-8
Tidak ada situs budaya atau sejarah yang dikenal luas sebagai “Teknologi B-8”. Istilah ini mungkin merujuk pada sebuah perusahaan, proyek, atau konsep teknologi tertentu, bukan suatu tempat atau landmark budaya. Jika Anda memiliki detail lebih lanjut atau nama yang berbeda, berikan informasinya untuk ringkasan yang lebih akurat.
Lomba Jumbara Tingkat Jakarta 2025
**Lomba Jumbara Tingkat Jakarta 2025** adalah acara kepramukaan skala besar yang diadakan di Jakarta, Indonesia, yang mempertemukan Pramuka dari seluruh wilayah untuk kebersamaan, pengembangan keterampilan, dan pertukaran budaya. Berakar dari tradisi kepramukaan Indonesia yang kuat, Jumbara (kependekan dari *Jumpa Bhakti Gembira*, yang berarti “Pertemuan Pengabdian yang Gembira”) menekankan kerja sama tim, kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat. Edisi 2025 melanjutkan warisan ini, dengan kegiatan luar ruangan, kompetisi, dan lokakarya untuk mendorong pengembangan pemuda dan persatuan.