Bandung – Polisi menggerebek sebuah rumah-toko di Kosambi, Bandung, yang dijadikan tempat perjudian ilegal. “Kasino” bawah tanah ini diketahui telah beroperasi selama 3 hari.

Bandung

Bandung, ibu kota Jawa Barat di Indonesia, adalah kota yang dinamis yang dikenal dengan arsitektur kolonialnya, udaranya yang sejuk, serta kancah seni dan kulinernya. Didirikan sebagai pemukiman kolonial Belanda pada abad ke-19, kota ini menjadi pusat budaya dan pendidikan utama, serta menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika yang bersejarah pada tahun 1955. Saat ini, Bandung terkenal dengan mode urban yang kreatif, lanskap pegunungan, dan monumen seperti Gedung Sate atau Gunung Tangkuban Perahu.

Kosambi

Kosambi adalah sebuah kota kuno di dekat Allahabad (India) saat ini, merupakan pusat perdagangan dan Buddha penting antara abad ke-6 SM dan abad ke-3 M. Sebagai ibu kota Kerajaan Vatsa, teks-teks Buddha menyebutnya sebagai tempat yang dikunjungi oleh Sang Buddha. Reruntuhannya — biara, stupa, dan benteng — mencerminkan signifikansi historisnya. Temuan arkeologis membuktikan perannya sebagai pusat perdagangan dan budaya di India kuno.

Rumah-toko bergaya kasino

**Rumah-toko bergaya kasino** adalah bangunan bersejarah di Singapura, dibangun pada awal abad ke-20 sebagai bagian dari arsitektur khas rumah-toko. Struktur 2-3 lantai ini menggabungkan usaha di lantai dasar dengan tempat tinggal di atas, memadukan pengaruh Tionghoa, Melayu, dan Eropa. Istilah “kasino” merujuk pada penggunaan komersialnya di masa lalu (bukan perjudian); saat ini, bangunan tersebut menjadi warisan yang dilindungi karena nilai budaya dan arsitekturnya.