Jakarta: Sebuah gunung berapi meletus di Indonesia bagian tengah pada Sabtu, menyemburkan abu panas dan batu-batu tinggi ke udara dan menewaskan lima orang.

Gunung Rokatenda, di pulau kecil Palue, mengirimkan abu merah membara yang bergerak cepat ke pantai terdekat, menewaskan tiga orang dewasa dan dua anak-anak.

Rokatenda telah berstatus siaga tinggi sejak Oktober, dengan pihak berwenang melarang masyarakat melakukan aktivitas apa pun dalam radius tiga kilometer dari kawah di pulau yang berpenduduk sekitar 7.000 jiwa ini.

Dilaporkan bahwa kelima orang tewas di dalam zona eksklusi tersebut.

Belum jelas apa yang dilakukan korban di area terlarang saat gunung itu meletus.

“Kami telah menemukan jenazah para orang dewasa, tetapi kami masih mencari jenazah anak-anak, dan itu sulit karena area tersebut masih sangat panas,”

Gunung berapi itu mulai meletus pada pukul 04.27 pagi dan berlanjut selama hampir empat jam.

Abu vulkanik terbawa sejauh 2.000 meter dari kawah.

Kepulauan Indonesia memiliki puluhan gunung berapi aktif dan terletak di jalur patahan tektonik besar yang dikenal sebagai “Cincin Api” antara Samudra Pasifik dan Hindia.

Gunung berapi paling aktif di negara itu, Gunung Merapi di Jawa Tengah, menewaskan lebih dari 350 orang dalam serangkaian letusan dahsyat pada tahun 2010.

Merapi

Merapi adalah gunung berapi stratovolcano aktif yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dan merupakan salah satu gunung berapi paling aktif dan berbahaya di dunia. Namanya berarti “Gunung Api,” dan gunung ini telah meletus secara teratur sejak 1548, membentuk lanskap sekitarnya dan budaya lokal secara signifikan. Gunung ini dianggap suci dalam kepercayaan Jawa dan merupakan tokoh sentral dalam mitologi lokal.

Rokatenda

Rokatenda adalah gunung berapi yang terletak di pulau kecil Palu’e, Indonesia. Gunung ini memiliki catatan sejarah penting karena letusannya yang sering dan sering kali mematikan, yang paling katastropik terjadi pada 1928, menghancurkan desa-desa dan mengubah lanskap pulau.

Palue

Palue adalah pulau vulkanik kecil di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, dikenal dengan gunung berapi aktifnya, Gunung Rokatenda. Pulau ini memiliki sejarah budaya yang kaya terkait dengan masyarakat adat yang secara historis hidup di bawah bayang-bayang gunung berapi. Letusan besar pada 2013 memaksa evakuasi dan relokasi permanen sebagian besar penduduknya.

Cincin Api

Cincin Api adalah area utama di cekungan Samudra Pasifik di mana sejumlah besar gempa bumi dan letusan gunung berapi terjadi. Ini adalah hasil langsung dari tektonik lempeng serta pergerakan dan tabrakan lempeng litosfer. Sabuk berbentuk tapal kuda sepanjang 40.000 km ini terkait dengan serangkaian palung samudra, busur vulkanik, dan pergerakan lempeng yang hampir terus-menerus.

Kepulauan Indonesia

Kepulauan Indonesia adalah rantau luas yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan telah menjadi pusat perdagangan dan pertukaran budaya yang penting selama ribuan tahun. Sejarahnya ditandai oleh naik turunnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan kesultanan yang kuat, diikuti oleh berabad-abad pemerintahan kolonial Belanda. Kini, kepulauan ini membentuk negara Indonesia, yang terkenal dengan keanekaragaman etnis dan linguistiknya yang luar biasa.

Samudra Pasifik

Samudra Pasifik adalah samudra terbesar dan terdalam di dunia, mencakup lebih dari 60 juta mil persegi. Samudra ini dinamai oleh penjelajah Ferdinand Magellan pada 1520 karena perairannya yang tampak tenang (“pacific” berarti damai), meskipun telah menjadi koridor vital untuk migrasi, perdagangan, dan pertukaran budaya selama ribuan tahun.

Samudra Hindia

Samudra Hindia adalah samudra terbesar ketiga di dunia, berperan sebagai persimpangan sejarah kritis untuk perdagangan dan pertukaran budaya antara Afrika, Timur Tengah, Asia, dan Australia selama ribuan tahun. Sejarahnya sangat ditentukan oleh rute perdagangan maritim kuno, termasuk perdagangan rempah-rempah, dan kemudian oleh eksplorasi dan pembangunan kekaisaran kolonial Eropa.

Jawa

Jawa adalah pulau terpadat di Indonesia dan jantung sejarah serta budaya, yang pernah menjadi rumah bagi kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha yang kuat dan kemudian pusat kesultanan Islam. Pulau ini terkenal dengan signifikansi budayanya yang sangat besar, termasuk Candi Borobudur dari abad ke-9 (candi Buddha terbesar di dunia) dan kompleks candi Hindu kuno Prambanan.