Di tengah gerakan aktivis Manoj Jarange Patil yang menuntut reservasi untuk komunitas Maratha, pemimpin senior NCP dan menteri Maharashtra Chhagan Bhujbal mengadakan pertemuan penting para pemimpin OBC. Pertemuan ini akan digelar di Mumbai pada Senin pukul 3 sore. Perwakilan dari Samata Parishad yang dipimpin Bhujbal, serta organisasi-organisasi OBC lainnya diundang dalam pertemuan ini.
Dia menyatakan bahwa Komisi Kalelkar dan kemudian Komisi Mandal tidak memasukkan komunitas Maratha sebagai kelas terbelakang. Menanggapi kritik terhadap ketua NCP (SP) Sharad Pawar yang dianggap tidak cukup berbuat untuk Maratha, Bhujbal berkata, ‘Seorang Ketua Menteri dapat menerapkan rekomendasi komisi, tetapi tidak bisa memasukkan kasta mana pun atas kehendaknya sendiri.’ Bhujbal adalah salah satu pemimpin berpengaruh dari komunitas OBC di dunia politik.
Baca Juga:
Dia juga menjelaskan bahwa Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung telah menyatakan bahwa komunitas Kunbi dan Maratha tidaklah sama. Sementara itu, Manoj Jarange telah menjalani aksi mogok makan tanpa batas waktu di Azad Maidan, bagian selatan, sejak Jumat lalu. Dia menuntut reservasi 10 persen dalam kategori Kelas Terbelakang Lainnya (OBC) untuk komunitas Maratha. Jarange berargumen bahwa komunitas Maratha terbelakang secara ekonomi dan sosial, dan atas dasar ini, mereka harus mendapatkan reservasi di bawah OBC.
Tuntutan ini telah menciptakan gejolak dalam politik Maharashtra, dan perdebatan sengit telah meletus di antara berbagai pihak mengenai isu ini. Manoj Jarange mengatakan bahwa Maratha harus diakui sebagai Kunbi, sebuah kasta agraris yang termasuk dalam kategori OBC, sehingga mereka dapat memperoleh manfaat reservasi dalam pekerjaan pemerintah dan pendidikan. Pertemuan ini diharapkan dapat membahas kekhawatiran komunitas OBC dan memutuskan strategi ke depan mengenai masalah ini.
—- Akhir —-