)
Di era internet ini, kamera CCTV terpasang di mana-mana. Setiap orang punya ponsel dan kekuatan media sosial, namun masih ada orang-orang berperilaku biadab yang berkeliaran bebas, tidak takut hukum, dan memanfaatkan segala kesempatan untuk menjadikan perempuan serta anak gadis sebagai korban nafsu mereka. Bahkan ada monster yang memandang anak kecil polos dengan niat jahat dan melakukan kekejaman terhadap mereka.
Identifikasi melalui rekaman CCTV
Dalam video yang mengganggu, terlihat seorang pria mencium dan menyentuh siswa kelas tiga secara terbuka di Bengal. Anak itu menjadi sasaran saat pergi ke toko permen. Setelah aksinya terekam CCTV, polisi mendaftarkan kasus ini di bawah Undang-Undang Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual (POCSO). Polisi sedang melakukan penggerebekan untuk mencari tersangka.
Video menjadi viral
Siswa tersebut bersama neneknya saat kejadian di toko permen di Uttarpara, Hooghly. Keduanya berhenti di toko permen ketika seorang pria paruh baya mendekatinya dan mulai melecehkannya. Video menunjukkan pria gemuk dengan rambut menipis mendekati gadis itu di toko dan berbicara dengannya. Video juga memperlihatkan pria itu berusaha menyentuh anak di dekat konter toko.
Video menunjukkan pria itu menepuk kepala anak, lalu menyentuh pipinya sementara sang nenek tidak menyadari apa yang terjadi. Kemudian dia membungkuk untuk mencium gadis itu di pipi. Video menunjukkan dia berusaha menciumnya di mulut sekali lagi, tetapi anak itu menjauh. Selama waktu ini, beberapa orang lain datang dan pergi dari toko, tetapi tidak ada yang menyadari ada yang salah. Nenek anak itu juga gagal memperhatikan apa yang terjadi di sekitarnya. Video menunjukkan pria itu meletakkan tangannya di bahu gadis itu dan kemudian memasukkan jarinya ke mulutnya sementara gadis itu berdiri di sebelah neneknya.