Hyderabad: Saat ini, generasi muda perlu mendengarkan Ram Katha, karena hanya Ram Katha yang mematangkan jiwa. Ia mengajarkan seseorang untuk menghadapi situasi sulit.

Perasaan ini disampaikan oleh pembaca ceramah, Yang Mulia Dandi Swami Shivenandashramji Maharaj, yang dilimpahi berkah tak terhingga, pada hari kedua Shri Ram Katha yang diselenggarakan dalam rangka Purushottam Maas di bawah naungan Pareek Samaj Hyderabad Secunderabad di Haryana Bhawan, Secunderabad. Maharaj mengatakan bahwa tanpa anugerah Tuhan dan kebersamaan dengan para santo, tidak ada ceramah rohani, dan tanpa ceramah rohani, kebijaksanaan tidak akan terbangun. Tanpa anugerah Tuhan, jiwa tidak bisa berbuat apa-apa.

Ketika akumulasi pahala dari banyak kelahiran jiwa muncul, barulah ia mendapatkan ceramah rohani Tuhan. Begitu ceramah dimulai, seseorang justru teringat pada bisnis dan utang. Dosa-dosa telah bersarang di hati nurani kita selama banyak kelahiran, menghalangi kita untuk mendengarkan ceramah. Dosa-dosa itu tidak membiarkan kita memuji Tuhan. Jika Anda menggunakan ponsel selama tiga jam, Anda tidak akan merasa mengantuk, tetapi jika Anda duduk berdzikir selama tiga menit, Anda akan merasa mengantuk. Anda tidak akan mengantuk saat bergosip dalam ceramah, tetapi Anda akan mengantuk saat mendengarkan ceramah tentang Tuhan. Sifat dasar jiwa adalah kecenderungannya. Ketika jiwa merenungkan urusan duniawi, pikirannya tidak mengembara, tetapi ketika ia mendengarkan nama dan ceramah Tuhan, pikirannya mulai mengembara.

Pengasingan Ramji Menginspirasi Kesabaran dan Kekuatan

Maharaj mengatakan bahwa Ram Katha adalah fondasi kehidupan. Siapa pun yang ingin belajar bagaimana hidup di dunia ini harus mendengarkan Ram Katha. Jika Anda ingin hidup, Anda harus membaca Ram Katha. Saat ini ada kebutuhan untuk mendengarkan Ram Katha karena hanya Ram Katha yang mematangkan kehidupan jiwa. Ia mengajarkan seseorang untuk menghadapi situasi sulit. Ram Katha adalah kemauan Anda. Anak muda menjadi putus asa karena hal-hal sepele dan kehilangan semangat, padahal Ramji menjalani 14 tahun pengasingan dengan mudah.

Sitaji diculik oleh Ravana. Jika itu terjadi pada orang masa kini, mereka akan mulai menangis. Tuhan juga meratap, tetapi Dia terus mencari. Dia tidak berhenti. Meneteskan air mata karena cinta yang mendalam adalah hal yang wajar. Ram Katha berada di atas kehidupan. Karena kesombongan, akal budi hilang. Tanpa kebersamaan dengan orang baik, jiwa mulai merosot. Untuk menghindari kemerosotan dalam hidup, sangat penting untuk belajar dari pengalaman para sesepuh. Jika anak muda mengikuti apa yang dikatakan para sesepuh, mereka bisa sukses dalam hidup.

Haryana Bhawan

Haryana Bhawan adalah wisma tamu resmi negara bagian dan kantor penghubung Pemerintah Haryana, yang terletak di New Delhi. Tempat ini berfungsi sebagai pusat kegiatan administratif dan diplomatik, menjamu pejabat negara dan tamu kehormatan. Bangunan ini mencerminkan warisan budaya Haryana dan menyediakan basis untuk mempromosikan kepentingan negara bagian di tingkat nasional.

Secunderabad

Secunderabad adalah kota besar di negara bagian Telangana, India, yang terletak berdekatan dengan Hyderabad dan sering dianggap sebagai kota kembarnya. Didirikan pada tahun 1806 sebagai garnisun militer Inggris, kota ini dinamai menurut Sikandar Jah,

Haryana Bhawan

Haryana Bhawan adalah wisma tamu resmi negara bagian dan kantor penghubung untuk negara bagian Haryana, India, yang terletak di New Delhi. Tempat ini berfungsi sebagai pusat diplomatik dan administratif bagi pejabat pemerintah negara bagian yang berkunjung ke ibu kota, menjadi tuan rumah pertemuan dan acara budaya. Bangunan ini mencerminkan warisan budaya Haryana dan memainkan peran kunci dalam memfasilitasi hubungan antarnegara bagian dan pusat-negara bagian.

Secunderabad

Secunderabad adalah kota besar di negara bagian Telangana, India, yang terletak berdekatan dengan kota kembarnya, Hyderabad. Didirikan pada tahun 1806 sebagai garnisun Inggris, kota ini dinamai menurut Sikandar Jah, Nizam Hyderabad ketiga, yang menandatangani perjanjian dengan Perusahaan Hindia Timur Britania yang mengizinkan mereka mendirikan pangkalan militer di sana. Saat ini, kota ini tetap menjadi pusat komersial dan perkeretaapian utama, yang dikenal dengan arsitektur era kolonialnya dan keragaman budayanya yang dinamis.

Похожие новости

Pertemuan diselenggarakan oleh Masyarakat Bantuan Medis Jain Mahavir.

Rapat Umum Perkumpulan Bantuan Medis Shri S.S. Jai...

Pria Muda Serahkan Diri Usai Bunuh Kedua Anak Kembarnya

Gambar ilustrasi Mumbai, Seorang pria berusia 33 t...

Mahkamah Agung dengar kasus penilaian bea materai.

Sidang pemeriksaan petisi yang diajukan menentang ...

Otoritas Properti Awasi Ketat Iklan Properti.

Pemberitahuan dikeluarkan untuk perusahaan propert...

The 405th Prakash Parv of Sri Guru Tegh Bahadur Sahib was celebrated.

Grand congregation held on the 405th Prakash Utsav...