New Delhi, 1 Februari. Hari ini merupakan hari pertama sidang anggaran Lok Sabha ke-18. Presiden menyampaikan pidato selama 59 menit di hadapan sidang gabungan kedua kamar, yaitu Lok Sabha dan Rajya Sabha.

Pidato tersebut menimbulkan kontroversi setelah komentar dari para pemimpin oposisi. Beberapa pernyataan dianggap tidak hormat terhadap Presiden, sehingga mendorong tuntutan permintaan maaf.

Beberapa pihak menyebut bahwa pernyataan tersebut tentang Presiden merupakan penghinaan terhadap masyarakat miskin dan pribumi.

Komentar yang dilontarkan tentang Presiden juga ditolak, digambarkan sebagai sesuatu yang tidak patut dan merusak martabat beliau.

Baca komentar…

Komentar 1- Pada akhirnya, Presiden sangat lelah. Dia hampir tidak bisa berbicara.

Komentar 2- Membosankan, hal yang sama diulang-ulang terus.

Komentar 3- Presiden seperti stempel karet. Dia hanya membaca surat cinta.

Sikap tersebut dibela dengan pernyataan: “Ibu saya adalah seorang wanita lanjut usia berusia 78 tahun,

Tentang: Lok Sabha

Lok Sabha, juga dikenal sebagai Dewan Rakyat, adalah kamar bawah dari Parlemen bikameral India, dengan kamar atasnya adalah Rajya Sabha. Didirikan pada tahun 1952, setelah penerapan Konstitusi India, lembaga ini terdiri dari perwakilan yang dipilih langsung oleh publik dari berbagai daerah pemilihan di seluruh negeri. Fungsi utama Lok Sabha adalah meninjau, mengamandemen, dan menyetujui undang-undang, dan para anggotanya memainkan peran penting dalam menentukan pemerintahan eksekutif dengan memberikan atau menarik dukungan mereka.

Tentang: Rajya Sabha

Rajya Sabha, juga dikenal sebagai Dewan Negara-Negara Bagian, adalah kamar atas dari Parlemen India. Didirikan pada tahun 1952, lembaga ini mewakili negara bagian dan wilayah persatuan dari federasi India. Anggota Rajya Sabha dipilih secara tidak langsung oleh badan legislatif negara bagian dan wilayah melalui perwakilan proporsional, dan fungsinya adalah meninjau, mengamandemen, dan memberikan suara pada undang-undang yang diusulkan oleh kamar bawah, Lok Sabha.