Brasilia/New Delhi, 09 Juli. India dan Brasil menandatangani tiga perjanjian dan beberapa nota kesepahaman untuk memperkuat kerja sama bilateral di semua sektor serta mencapai tujuan bersama berupa peningkatan komitmen timbal balik dan hubungan perdagangan antara masyarakat kedua negara.
Perjanjian-perjanjian tersebut ditandatangani setelah pertemuan bilateral dan pembicaraan tingkat delegasi antara Perdana Menteri Narendra Modi, yang sedang melakukan kunjungan resmi ke Brasil, dan Presiden Lula da Silva, pada Selasa malam.
Di hadapan Modi dan Lula, para pejabat kedua negara menandatangani perjanjian tentang kerja sama dalam memerangi terorisme internasional dan kejahatan terorganisir, pertukaran informasi rahasia dan perjanjian perlindungan timbal balik, serta bantuan hukum timbal balik dalam perkara perdata.
Selain itu, ditandatangani pula nota kesepahaman tentang kerja sama energi terbarukan, penelitian pertanian antara Departemen Pertanian Brasil dan Dewan Riset Pertanian India, kolaborasi dalam pertukaran solusi digital berskala besar yang berhasil untuk transformasi digital, serta kerja sama di bidang kekayaan intelektual.
Kedua pemimpin juga menginstruksikan lembaga pemerintah masing-masing untuk bekerja menyelesaikan perjanjian bilateral lainnya secepat mungkin. Ini mencakup nota kesepahaman tentang kerja sama industri pertahanan, kolaborasi olahraga, kerja sama kearsipan, dan Program Pertukaran Budaya (PIC) untuk tahun 2025-2029.
Mengingat prinsip-prinsip panduan kebijakan luar negeri mereka—perdamaian, kemakmuran, dan pembangunan berkelanjutan—kedua negara menyepakati agenda peningkatan kerja sama antara dua demokrasi yang dinamis dengan identitas pluralistik. Agenda ini sejalan dengan peran khas mereka dalam urusan internasional sebagai pencipta bersama dunia yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi semua.
Setelah menyelesaikan kunjungan produktifnya ke Brasil, Modi berangkat menuju Namibia, tahap terakhir dari tur kelima negaranya. Kunjungan Perdana Menteri ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral, dengan fokus pada pendidikan, pertahanan, perdagangan, konservasi satwa liar, dan kerja sama uranium. Sebelum Namibia, Modi mengunjungi Ghana, Trinidad dan Tobago, Argentina, dan Brasil.