MANILA – Tidak ada warga Filipina yang tewas dalam kecelakaan bus wisata di New York, menurut Departemen Luar Negeri Filipina.

Polisi Negara Bagian New York mengonfirmasi bahwa “semua penumpang di dalam bus telah teridentifikasi dan keluarga terdekat mereka telah diberitahu.” Tidak ada warga Filipina yang tercatat di antara korban jiwa.

“Sebagian besar penumpang yang dibawa ke rumah sakit telah dipulangkan. Mereka yang mengalami luka serius diperkirakan akan pulih,” menurut sebuah pernyataan.

“Sejauh ini belum ada yang menghubungi Konsulat untuk meminta bantuan.”

Konsulat Filipina di New York sebelumnya telah mengeluarkan imbauan beserta nomor hotline bagi warga Filipina yang memerlukan bantuan.

Kecelakaan itu dilaporkan menewaskan lima orang dan melukai setidaknya 49 orang lainnya ketika sebuah bus sewaan terbalik di Jalan Tol New York State Thruway dekat Pembroke, sekitar 30 mil di timur Buffalo.

New York

Kota New York, awalnya sebuah pos perdagangan Belanda bernama New Amsterdam pada abad ke-17, berkembang menjadi pusat ekonomi dan budaya global setelah diambil alih oleh Inggris pada 1664. Kini, kota ini adalah salah satu kota paling berpengaruh di dunia, terkenal dengan landmark ikonik seperti Patung Liberty, Times Square, dan pencakar langitnya yang menjulang.

Buffalo

Buffalo adalah kota besar di bagian barat Negara Bagian New York, secara historis dikenal sebagai pelayaran utama di Great Lakes dan terminus Terusan Erie, yang mendorong pertumbuhannya sebagai pusat industri pada abad ke-19. Kota ini juga terkenal dengan warisan arsitekturnya yang signifikan, termasuk bangunan karya Frank Lloyd Wright, serta lembaga budaya dinamis seperti Galeri Seni Albright-Knox.