Disaring oleh: Gaya Hidup
BAGUIO CITY – Wali Kota Baguio Benjamin Magalong menyatakan bahwa kota ini belum mencapai target 2,2 juta wisatawan untuk tahun pasca-pandemi.
Dalam sebuah wawancara di Fasilitas Recharge Air Tanah Buatan di Kota Baguio, ia menyebutkan bahwa kota ini mencatat rata-rata 1,3 juta wisatawan dari akomodasi terdaftar selama pandemi.
Setelah pandemi, mereka berharap dapat meningkatkan jumlah wisatawan tahunan menjadi 2,2 juta namun belum berhasil mencapainya.
“Kami sebenarnya sudah mencapai angka pra-pandemi yaitu 1,7 hingga 1,8 juta, tetapi sekarang setelah kami buka kembali, kami berharap bisa mencapai 2,2 juta, namun kami masih kurang,” ujar wali kota.
“Masih banyak wisatawan sehari, ada yang menginap di rumah saudara, ada yang menggunakan AirBNB, dan ada rumah transit yang tidak terdaftar… Rata-rata, kami perkirakan ada sekitar 2 juta wisatawan per tahun,” tambahnya.
Menurut Magalong, kota ini berhasil melampaui angka era pandemi pada tahun 2023, namun mengalami perlambatan seiring dibukanya kembali destinasi wisata global.
Kota Baguio kini sedang menyusun rencana strategis untuk menghidupkan kembali pariwisata.
“Kami sedang menyusun rencana strategis untuk menarik pengunjung kembali, bahkan selama musim hujan, dan kami akan mengadakan lokakarya. Pertemuan pendahuluan awal dengan Dewan Pariwisata dijadwalkan minggu depan,” katanya.