Dewan Federasi Sepak Bola Arab akan menggelar rapat ke-79 besok, Senin, di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, yang dipimpin oleh Yang Mulia Pangeran Abdulaziz bin Turki Al-Faisal. Rapat akan membahas sejumlah topik dalam agenda.

Dewan akan meninjau permohonan yang diajukan oleh federasi-federasi Arab anggota untuk menjadi tuan rumah kompetisi Federasi Arab musim 2026. Perjanjian penyelenggaraan akan ditandatangani di sela-sela pertemuan Majelis Umum, setelah Dewan Federasi Arab sebelumnya telah menyetujui kalender kompetisi klub dan tim nasional untuk musim 2026, 2027, 2028, dan 2029 dalam rapatnya yang digelar akhir Mei lalu.

Federasi Sepak Bola Arab

Federasi Sepak Bola Arab (UAFA) didirikan pada 1974 di Riyadh, Arab Saudi, untuk mengembangkan dan mempromosikan sepak bola di seluruh dunia Arab. UAFA paling dikenal sebagai penyelenggara turnamen regional utama, terutama FIFA Arab Cup dan Arab Club Champions Cup, yang menampilkan tim nasional dan klub dari 22 asosiasi anggotanya.

Riyadh

Riyadh adalah ibu kota dan kota terbesar Arab Saudi, yang berfungsi sebagai pusat politik dan administrasi negara. Secara historis merupakan kota oasis berpagar dan pusat perdagangan penting, kota ini direbut pada 1902 oleh Abdulaziz Ibn Saud dan menjadi ibu kota negara Saudi modern setelah penyatuannya. Sejak itu, kota ini mengalami modernisasi besar-besaran, berubah menjadi metropolis ramai yang menjadi pusat keuangan utama di kawasan.