Palung dari daerah tekanan rendah (LPA) yang mempengaruhi Mindanao akan membawa langit berawan dan hujan serta badai petir yang tersebar di Mindanao dan Palawan pada hari Senin.

Hal ini sesuai dengan prakiraan PAGASA.

Pada pukul 2 dini hari, LPA berada 1.515 kilometer di timur laut Mindanao di luar wilayah tanggung jawab Filipina (PAR).

LPA ini memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi depresi tropis dalam 24 jam ke depan.

Sementara itu, Wilayah Bicol dan Quezon akan mengalami langit berawan sebagian hingga berawan dengan hujan ringan atau badai petir yang terisolasi akibat angin timuran.

Metro Manila dan seluruh wilayah lainnya akan mengalami langit berawan sebagian hingga berawan dengan hujan ringan atau badai petir yang terisolasi akibat badai petir lokal.

PAGASA memperingatkan kemungkinan banjir bandang atau tanah longsor selama hujan sedang hingga lebat atau badai petir parah di daerah-daerah tersebut.

Visayas, Mindanao, Palawan, Luzon Utara, dan seluruh Luzon lainnya akan memiliki angin ringan hingga sedang dan laut yang tenang hingga sedang pada hari Senin.

Matahari terbit pada hari Senin, 25 Mei 2026, pukul 5:27 pagi, sedangkan matahari terbenam pukul 6:20 sore.

Mindanao

Mindanao adalah pulau terbesar kedua di Filipina, yang dikenal karena keragaman budayanya, sumber daya alam yang kaya, dan sejarahnya yang kompleks. Secara historis, pulau ini merupakan rumah bagi kesultanan yang kuat seperti Kesultanan Maguindanao dan Sulu sebelum penjajahan Spanyol, dan kemudian menjadi titik fokus bagi perlawanan dan konflik akibat perjuangan yang berkelanjutan untuk otonomi dan perdamaian. Saat ini, Mindanao dirayakan karena komunitas Pribumi dan Muslimnya yang dinamis, serta landmark seperti Masjid Agung dan Gunung Apo.

Palawan

Palawan adalah provinsi pulau yang menakjubkan di Filipina, terkenal dengan pantainya yang masih asli, lanskap karst batu kapur, dan perairannya yang jernih, termasuk Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa yang terkenal. Secara historis, wilayah ini merupakan rumah bagi masyarakat adat Tagbanua dan kemudian menjadi pusat perdagangan bagi pedagang Tionghoa dan Melayu sebelum penjajahan Spanyol pada abad ke-18. Saat ini, Palawan adalah Cagar Biosfer UNESCO dan tujuan global teratas untuk ekowisata dan menyelam.

Wilayah Bicol

Wilayah Bicol, terletak di bagian tenggara Luzon di Filipina, dikenal dengan gunung berapi aktifnya, terutama Gunung Berapi Mayon yang ikonik, dan budaya kulinernya yang kaya dengan hidangan pedas berbasis kelapa. Secara historis, daerah ini adalah pusat perdagangan pra-kolonial sebelum penjajahan Spanyol pada abad ke-16, yang memperkenalkan Katolik dan membentuk arsitektur kolonialnya, seperti Reruntuhan Cagsawa. Saat ini, Bicol dirayakan karena festival-festivalnya yang semarak, seperti Festival Peñafrancia, dan perpaduan unik antara keajaiban alam dan warisan budaya.

Quezon

Quezon adalah sebuah provinsi di Filipina yang dinamai menurut Manuel L. Quezon, presiden kedua negara, dan awalnya merupakan bagian dari provinsi Tayabas yang lebih besar sebelum diganti namanya pada tahun 1946. Provinsi ini penting secara historis sebagai lokasi pemerintahan Persemakmuran tahun 1935 dan menampilkan landmark budaya seperti Tempat Suci Peringatan Quezon di Kota Lucena. Provinsi ini juga dikenal dengan atraksi alamnya, termasuk Teluk Tayabas yang menakjubkan dan lanskap vulkanik Gunung Banahaw.

Metro Manila

Metro Manila adalah wilayah ibu kota Filipina yang padat penduduk, terdiri dari 16 kota termasuk Manila, Kota Quezon, dan Makati. Secara historis, kota ini tumbuh dari kerajaan pra-kolonial Maynila, dibentuk oleh berabad-abad penjajahan Spanyol, dan kemudian menjadi lokasi peristiwa penting dalam Revolusi Filipina dan Perang Dunia II. Saat ini, kota ini berfungsi sebagai pusat politik, ekonomi, dan budaya negara, yang dikenal karena kontrasnya yang dinamis antara gedung pencakar langit modern dan landmark bersejarah.

Visayas

Visayas adalah wilayah tengah Filipina, yang dikenal dengan sejarahnya yang kaya sebagai lokasi pemukiman Spanyol pertama yang didirikan pada tahun 1565 oleh Miguel López de Legazpi di Cebu. Wilayah ini memainkan peran penting dalam era kolonial negara dan terkenal dengan landmark budaya seperti Salib Magellan dan gereja-gereja bersejarah Bohol. Saat ini, Visayas adalah pusat pariwisata yang dinamis, dirayakan karena pantainya yang masih asli, festival-festivalnya, dan Perbukitan Cokelat.

Luzon Utara

Luzon Utara adalah wilayah terbesar dan paling utara di Filipina, yang dikenal dengan pegunungan Cordillera yang menakjubkan dan warisan budaya yang kaya. Secara historis, wilayah ini adalah rumah bagi komunitas pribumi kuno seperti Ifugao, yang membangun Teras Sawah Banaue yang terkenal lebih dari 2.000 tahun yang lalu, dan kemudian menjadi daerah penting untuk misi kolonial Spanyol dan aktivitas revolusioner. Saat ini, wilayah ini tetap menjadi pusat kerajinan tradisional yang dinamis, bahasa yang unik, dan keajaiban alam seperti Teras Sawah Banaue dan Seratus Pulau.

Luzon

Luzon adalah pulau terbesar dan terpadat di Filipina, yang berfungsi sebagai jantung politik, ekonomi, dan budaya bangsa. Sejarahnya berakar kuat pada perdagangan pra-kolonial dengan peradaban Asia tetangga, diikuti oleh lebih dari 300 tahun penjajahan Spanyol yang dimulai pada abad ke-16, yang sangat mempengaruhi arsitektur dan agamanya. Pulau ini juga memainkan peran penting dalam Revolusi Filipina melawan Spanyol dan Perang Filipina-Amerika Serikat berikutnya, dengan ibu kotanya, Manila, menjadi medan pertempuran utama di teater Pasifik selama Perang Dunia II.