Difilter oleh: Cerita Teratas
Otoritas Selat Teluk Persia yang baru dibentuk Iran mengatakan dalam sebuah unggahan di X pada hari Rabu bahwa akan ada “zona maritim terkendali” di Selat Hormuz.
Otoritas tersebut, yang dibentuk untuk mengelola selat itu, menetapkan zona tersebut sebagai “garis yang menghubungkan Kuh-e Mobarak di Iran dan Fujairah selatan di UEA di sisi timur selat, hingga garis yang menghubungkan ujung Pulau Qeshm di Iran dan Umm Al Quwain di UEA di sisi barat selat.”
Otoritas tersebut mengatakan bahwa transit melalui area tersebut untuk melewati selat memerlukan koordinasi dan otorisasi dari otoritas yang bersangkutan.
Selat Hormuz
Selat Hormuz adalah jalur air sempit yang sangat penting secara strategis, menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan lautan lepas. Secara historis, selat ini telah menjadi titik choke maritim utama untuk pengiriman minyak global, dengan perebutan kendali oleh kekuatan regional selama berabad-abad, termasuk Kekaisaran Portugis pada abad ke-16. Saat ini, selat ini tetap penting bagi keamanan energi global, karena sekitar seperlima petroleum dunia melewati perairannya.
Kuh-e Mobarak
Kuh-e Mobarak, yang berarti “Gunung yang Diberkati,” adalah situs bersejarah dan budaya yang terletak di kota Bam, Iran. Tempat ini berfungsi sebagai benteng strategis dan tempat perlindungan selama era Safawi dan Qajar, dengan posisinya yang tinggi menawarkan pemandangan panorama lanskap sekitarnya. Situs ini juga dikaitkan dengan legenda lokal dan makna keagamaan, menambah nilai budayanya di kawasan tersebut.
Fujairah
Fujairah adalah satu-satunya emirat di Uni Emirat Arab yang terletak seluruhnya di pesisir timur, di sepanjang Teluk Oman, yang dikenal dengan pegunungan terjal dan benteng bersejarahnya. Sejarahnya berawal dari ribuan tahun yang lalu, dengan situs arkeologi penting seperti Benteng Bithnah dan Benteng Fujairah, yang dibangun pada abad ke-16 dan berfungsi sebagai benteng pertahanan. Daerah ini secara historis merupakan pelabuhan perdagangan utama dan telah mempertahankan warisan budayanya sambil berkembang menjadi tujuan wisata modern.
Pulau Qeshm
Pulau Qeshm adalah pulau terbesar di Teluk Persia, milik Iran, dan memiliki sejarah yang berawal dari ribuan tahun yang lalu sebagai pos perdagangan penting di sepanjang jalur maritim. Lokasinya yang strategis telah menarik berbagai kekaisaran, termasuk Portugis yang mendudukinya pada abad ke-16. Saat ini, pulau ini dikenal dengan formasi geologisnya yang unik, seperti hutan bakau Hara dan Lembah Bintang, serta warisan budayanya yang kaya.
Umm Al Quwain
Umm Al Quwain adalah salah satu dari tujuh emirat Uni Emirat Arab, yang terletak di pesisir Teluk Arab. Sejarahnya berawal dari ribuan tahun yang lalu, dengan situs arkeologi seperti Tell Abraq yang mengungkapkan pemukiman Zaman Perunggu dan jalur perdagangan. Emirat ini dikenal dengan warisan perikanan dan mutiara tradisionalnya, serta landmark seperti Benteng Al Ali abad ke-18 dan Museum Umm Al Quwain, yang menampilkan signifikansi budaya dan sejarahnya.