Di kawasan Alwarpet, Chennai, tiga orang meninggal dunia pada Kamis setelah atap sebuah bar populer runtuh. Bar bernama Sekhmet Bar yang terletak di Jalan Chamiers tersebut dilaporkan ambruk pada bagian atap lantai pertama.

Tim penyelamat tengah melakukan operasi bantuan di lokasi kejadian. Penyebab runtuhnya atap belum dapat dipastikan. Sementara itu, sebagian pihak menyoroti kemungkinan kaitan dengan proyek pembangunan kereta bawah tanah (metro) yang sedang berlangsung di depan bar tersebut.

Runtuhnya Atap Bar di Chennai

Kepala dinas pemadam kebakaran setempat menyatakan, “Tiga orang meninggal dunia. Mereka diketahui sebagai pekerja. Tim penyelamat masih berupaya memeriksa apakah ada korban lain yang terjebak.”

Wakil komisaris polisi untuk wilayah timur mengatakan, “Tiga kematian telah dilaporkan. Kami telah meluncurkan penyelidikan. Hanya setelah mengetahui penyebabnya, kami dapat menentukan apakah ada pihak yang harus diproses secara hukum. Berdasarkan hasil penyelidikan, tanggung jawab yang perlu ditindaklanjuti akan ditindaklanjuti. Puing-puing telah dibersihkan, dan kami telah memeriksa lokasi. Ketiga korban adalah karyawan klub.”

Pejabat setempat menyatakan bahwa bar sedang beroperasi saat insiden terjadi. Wakil komisaris polisi menambahkan, “Kami sedang menyelidiki apakah ada pekerjaan besar yang sedang berlangsung pada proyek kereta bawah tanah pada saat itu.” Sementara itu, otoritas setempat telah memulai penyelidikan penyebab runtuhnya atap. Namun, kepolisian kota belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun.

Alwarpet

Alwarpet adalah kawasan perumahan dan komersial yang mapan di Chennai, India, yang dikenal dengan jalan-jalan rindang dan rumah-rumah bersejarahnya. Perkembangannya bermula pada awal abad ke-20, sebagai bagian dari perluasan kota yang terencana, dan kemudian menjadi kawasan yang diminati oleh keluarga kaya dan para profesional. Saat ini, Alwarpet menjadi pusat yang ramai dengan berbagai kuil, taman, serta perpaduan fasilitas tradisional dan modern.

Chennai

Chennai, yang sebelumnya dikenal sebagai Madras, adalah pusat budaya dan ekonomi utama di pesisir tenggara India. Didirikan pada tahun 1639 oleh Perusahaan Hindia Timur Britania sebagai pos perdagangan di sekitar Benteng St. George, kota ini kemudian menjadi ibu kota Kepresidenan Madras pada masa penjajahan Inggris. Saat ini, Chennai terkenal dengan warisan budaya Tamil yang kaya, musik dan tari klasik, serta landmark ikonik seperti Pantai Marina dan Kuil Kapaleeshwarar.

Jalan Chamiers

Jalan Chamiers adalah jalan utama komersial dan perumahan di Chennai, India, yang dinamai berdasarkan keluarga Chamier, pejabat Inggris yang berpengaruh di Kepresidenan Madras pada abad ke-18. Awalnya sebuah jalan yang tenang dan rindang, kini berkembang menjadi pusat yang ramai, terkenal dengan butik-butik mewah, kafe, dan landmark budaya seperti Alliance Française. Jalan ini tetap memadukan pesona era kolonial dengan kehidupan perkotaan modern, mencerminkan karakter historis dan kontemporer Chennai.