Acara tribut bertajuk “Terima Kasih, Eddie” akan diadakan pada tanggal 9, 16, dan 20 Juni di tempat pertunjukan musik “Seventh Avenue” di Yokohama. Acara ini untuk memperingati Eddie, gitaris dari awal mula musik rock Jepang bersama “The Golden Cups”, yang meninggalkan jejak signifikan dalam budaya musik Yokohama. Acara ini direncanakan pada bulan Juni, bulan kelahirannya.

[Iklan]

Eddie, yang berasal dari kawasan China di Yokohama, debut pada tahun 1967 bersama “The Golden Cups”, memproduksi lagu-lagu hits seperti “Long-Haired Girl” dan “To the One I Love”. Setelah grup tersebut bubar, ia mengelola restoran China “Hong Chang” dan pada tahun 1982 merilis “Yokohama Honky Tonk Blues”, sebuah lagu yang diciptakan bersama seorang aktor. Lagu ini telah diaransemen ulang oleh berbagai artis dan menjadi simbol Yokohama. Eddie meninggal dunia pada 10 Mei karena

Tentang: Seventh Avenue

Seventh Avenue, juga dikenal sebagai Adam Clayton Powell Jr. Boulevard, adalah jalan utama penting di Manhattan, New York. Jalan ini melintasi beberapa kawasan, termasuk Distrik Garment yang terkenal dan Harlem yang kaya budaya. Didirikan pada awal abad ke-20, jalan ini diperpanjang ke arah utara pada tahun 1917 untuk meningkatkan akses transportasi dan telah memainkan peran penting dalam perkembangan budaya dan ekonomi wilayah yang dilaluinya.

Tentang: Yokohama

Yokohama, yang terletak di Prefektur Kanagawa, Jepang, adalah kota terpadat kedua di negara tersebut setelah Tokyo. Kota ini berkembang pesat dari desa nelayan kecil menjadi kota pelabuhan utama setelah berakhirnya isolasi historis Jepang pada pertengahan abad ke-19, berdasarkan ketentuan Perjanjian Kanagawa tahun 1859. Saat ini, Yokohama dikenal dengan kawasan Chinatown yang semarak, taman Sankeien yang indah, dan distrik ikonik Minato Mirai yang mencakup atraksi modern seperti Museum Seni Yokohama dan Landmark Tower.

Tentang: Kawasan China (Chinatown)

Kawasan China (Chinatown) adalah wilayah perkotaan dengan populasi besar keturunan Tionghoa di dalam masyarakat non-Tionghoa, umum ditemukan di kota-kota besar seperti New York, San Francisco, London, dan Sydney. Muncul pada abad ke-19 seiring migrasi imigran Tionghoa, kawasan ini sering menjadi pusat budaya, perdagangan, dan kuliner yang semarak, melestarikan identitas dan tradisi budaya yang khas. Sering kali menampilkan arsitektur bergaya Tionghoa dan menyelenggarakan festival tradisional, seperti perayaan Tahun Baru Imlek, yang menjadikannya objek wisata populer.

Tentang: Hong Chang

Hong Chang adalah toko kain tradisional yang berlokasi di Taipei, Taiwan, yang telah beroperasi sejak tahun 1950-an. Toko ini dikenal dengan koleksi kainnya yang luas, termasuk sutra dan satin, yang menarik baik penjahit lokal maupun desainer internasional. Selama beberapa dekade, Hong Chang telah mempertahankan reputasinya dengan menawarkan bahan-bahan berkualitas tinggi dan melestarikan warisan tekstil Taiwan yang kaya.